Transformasi digital di industri perbankan telah meningkatkan ketergantungan terhadap teknologi informasi sekaligus memperbesar risiko siber yang dapat mengganggu operasional, keamanan data, dan kepercayaan nasabah. Oleh karena itu, auditor internal dituntut memiliki kemampuan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian teknologi informasi, tata kelola TI, serta kesiapan organisasi dalam mengelola risiko keamanan siber.
Pelatihan ini memberikan pemahaman praktis mengenai metodologi audit teknologi informasi dan teknik melakukan penilaian risiko siber pada lingkungan perbankan. Melalui pembahasan best practices, studi kasus, dan simulasi audit, peserta akan mampu merancang program audit TI, melakukan pengujian pengendalian, mengevaluasi keamanan sistem informasi, serta menyusun rekomendasi yang mendukung peningkatan ketahanan siber organisasi.