Digitalisasi layanan perbankan telah meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kepada nasabah, namun di saat yang sama memperluas eksposur terhadap ancaman siber yang semakin kompleks. Serangan ransomware, phishing, data breach, supply chain attack, hingga gangguan terhadap layanan digital menjadi tantangan utama yang harus diantisipasi oleh industri perbankan. Oleh karena itu, bank dituntut memiliki strategi keamanan siber yang tidak hanya berfokus pada pencegahan, tetapi juga pada kemampuan mendeteksi, merespons, dan memulihkan operasional secara cepat melalui pendekatan Digital Operational Resilience.
Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi keamanan siber tingkat lanjut yang terintegrasi dengan pengelolaan risiko teknologi dan ketahanan operasional digital. Peserta akan mempelajari pengembangan Cyber Security Framework, penerapan Zero Trust Security, pengelolaan ancaman siber, penguatan tata kelola keamanan informasi, hingga penyusunan strategi Business Continuity dan Disaster Recovery untuk menjaga keberlangsungan layanan perbankan di tengah dinamika ancaman digital.
Divisi Keamanan Informasi / Cyber Security
Divisi Teknologi Informasi (IT)
Divisi IT Risk Management
Divisi Digital Operational Resilience
Divisi Business Continuity Management (BCM)
Divisi Manajemen Risiko
Divisi IT Governance
Divisi Kepatuhan (Compliance)
Divisi Audit Internal
Divisi Digital Banking