Pelatihan ini dirancang secara komprehensif untuk memperluas dan memperdalam pemahaman para profesional di divisi Treasury mengenai kompleksitas dan dinamika pasar sekuritas pemerintah (government securities market), yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi pusat perhatian utama dalam pengelolaan keuangan bank akibat meningkatnya volatilitas global. Dalam konteks ekonomi yang terus berubah dengan cepat, fluktuasi tajam pada pasar obligasi pemerintah terjadi sebagai konsekuensi dari perubahan arah kebijakan moneter bank sentral, tekanan likuiditas yang timbul dari ketidakseimbangan arus dana, serta eskalasi ketegangan geopolitik yang memengaruhi pola investasi lintas negara dan pergerakan kurva imbal hasil (yield curve). Oleh karena itu, pelatihan ini akan membekali peserta dengan kemampuan untuk memahami secara mendalam hubungan antara faktor makroekonomi dan perilaku pasar sekuritas, serta bagaimana merespons dinamika tersebut dengan strategi pengelolaan eksposur yang terukur, berorientasi risiko, dan adaptif terhadap perubahan kondisi pasar. Melalui pendekatan yang berfokus pada penerapan praktik terbaik, peserta akan mempelajari teknik-teknik pengelolaan portofolio sekuritas pemerintah yang mencakup strategi diversifikasi, optimalisasi imbal hasil (return optimization), dan mitigasi risiko suku bunga, serta bagaimana menyeimbangkan tujuan profitabilitas dengan kewajiban pemenuhan rasio likuiditas sesuai ketentuan regulator. Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya koordinasi antara strategi pembiayaan jangka pendek dan jangka panjang, termasuk bagaimana memastikan ketahanan likuiditas dan keberlanjutan posisi keuangan treasury bank di tengah tekanan pasar dan regulasi yang semakin ketat.
Lebih jauh lagi, pelatihan ini akan mengupas secara mendalam interaksi antara struktur pasar sekuritas pemerintah dengan stabilitas sistem keuangan nasional, serta mengidentifikasi peran krusial berbagai pelaku utama seperti bank sentral, dealer utama (primary dealers), lembaga keuangan besar, dan investor institusional dalam membentuk kedalaman, efisiensi, dan ketahanan pasar (market resilience). Peserta akan diajak untuk menganalisis bagaimana faktor-faktor seperti perubahan suku bunga acuan, pergeseran preferensi risiko investor, serta fluktuasi permintaan sekuritas pemerintah dapat menimbulkan dampak sistemik terhadap neraca bank dan kestabilan portofolio treasury. Dengan menggunakan pendekatan berbasis studi kasus, simulasi data pasar terkini, serta analisis empiris terhadap kejadian-kejadian penting di pasar keuangan global maupun domestik, pelatihan ini bertujuan memberikan wawasan yang tidak hanya konseptual, tetapi juga aplikatif. Pada akhirnya, peserta diharapkan mampu merumuskan kebijakan pengelolaan eksposur pasar yang tangguh, efisien, dan terintegrasi dengan kerangka manajemen risiko bank secara menyeluruh, serta memastikan seluruh aktivitas treasury selaras dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas pengawas, baik Bank Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Hari 1 – Fondasi dan Analisis Eksposur Pasar Treasury
1. Struktur dan Dinamika Pasar Sekuritas Pemerintah
2. Konsep dan Pengukuran Eksposur Pasar Treasury
3. Likuiditas dan Struktur Pendanaan Treasury Bank
Hari 2 – Strategi Pengelolaan dan Ketahanan Pasar Sekuritas Pemerintah
4. Strategi Manajemen Eksposur dan Portofolio Sekuritas
5. Ketahanan Pasar Sekuritas dan Peran Bank Treasury
6. Integrasi Manajemen Risiko dan Kepatuhan Regulasi