Saat Apakah aman mencantumkan brand/merek dalam pengadaan high end server? Atau lebih aman brand-neutral (tidak mencantumkan merek)?
Bagaimana pro dan kontranya dari sisi kemudahan operasional versus governance dan resiko legal?
Bagaimana dengan “elastisitas” harga untuk pengadaan aplikasi yang critical bagi perusahaan? Sebagai contoh misalnya untuk internet banking?
Bagaimana menentukan scope dengan baik, untuk kasus pengadaan yang kelihatannya mudah dan sepele, namun range nilai bisa menjadi amat lebar? Sebagai contoh misalnya untuk kasus maintenance kantor pusat dan 1000 cabang yang terletak di berbagai pulau dan daerah di Indonesia?