Dalam konteks supply chain management, aktivitas pengadaan (procurement) merupakan rantai proses sourcing di institusi/organisasi/korporasi, memiliki peran strategis & penting. Aktivitas pengadaan (procurement) akan selalu berupaya untuk memenuhi seluruh kebutuhan produk, pekerjaan, & layanan jasa bagi seluruh stakeholder internal & eksternal, yang dalam pelaksanaanya akan dilakukan secara; komprehensif, efektif, efisien, akuntabel, & transparan, sesuai dengan ketentuan regulasi & standar yang berlaku, sejalan dengan dinamika best practices & inovasi.
Dalam proses implementasi di lapangan seringkali timbul kendala, mulai dari perencanaan yang tidak terintegrasi, perubahan harga & ketersediaan pasokan, seleksi supplier/vendor yang bermasalah, miskomunikasi, hingga supplier/vendor yang wan prestasi terhadap order & kontrak.