Transformasi digital di industri perbankan tidak hanya terjadi pada layanan nasabah dan sistem core banking, tetapi juga merambah ke pengelolaan fasilitas dan operasional gedung. Konsep smart office menjadi bagian dari strategi efisiensi dan modernisasi infrastruktur perbankan, khususnya dalam menghadapi tantangan 2026 yang ditandai dengan tekanan efisiensi biaya, tuntutan keberlanjutan (sustainability), peningkatan standar keamanan, serta kebutuhan workplace experience yang lebih adaptif bagi karyawan. Divisi General Affairs dan Facility Management kini dituntut untuk mengintegrasikan teknologi seperti Internet of Things (IoT), building automation system, smart energy management, digital visitor management, hingga sistem keamanan terintegrasi guna meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengurangi risiko gangguan layanan. Dalam konteks pengawasan dan tata kelola industri yang berada di bawah regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan, pengelolaan fasilitas tidak lagi sekadar fungsi administratif, melainkan bagian strategis dari pengendalian risiko operasional dan reputasi bank.
Seiring berkembangnya model kerja hybrid dan peningkatan ekspektasi terhadap kenyamanan serta keamanan lingkungan kerja, digital facility management menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem kantor yang efisien, aman, dan berkelanjutan. Implementasi smart office memungkinkan optimalisasi penggunaan ruang, penghematan energi, predictive maintenance untuk peralatan kritikal, serta monitoring berbasis data secara real-time. Namun, transformasi ini memerlukan pemahaman menyeluruh terkait perencanaan investasi teknologi, integrasi sistem, manajemen vendor teknologi, serta mitigasi risiko keamanan siber pada infrastruktur gedung. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan wawasan strategis dan kemampuan teknis dalam merancang serta mengelola implementasi smart office dan digital facility management yang selaras dengan kebutuhan operasional, efisiensi biaya, serta tata kelola industri perbankan modern.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
HARI PERTAMA
1. Tren Smart Office dalam Industri Perbankan 2026
Sub Materi:
2. Konsep Dasar Digital Facility Management
Sub Materi:
3. Teknologi Pendukung Smart Office
Sub Materi:
4. Smart Energy Management & Sustainability
Sub Materi:
HARI KEDUA
5. Predictive Maintenance & Asset Lifecycle Management
Sub Materi:
6. Manajemen Risiko & Keamanan Infrastruktur Digital Gedung
Sub Materi:
7. Manajemen Vendor Teknologi & Implementasi Sistem
Sub Materi:
8. Penyusunan Roadmap Implementasi Smart Office
Sub Materi: