Aktivitas merger dan akuisisi (M&A) terus menjadi strategi utama perusahaan untuk mempercepat pertumbuhan, memperluas pangsa pasar, memperoleh kapabilitas baru, serta merespons disrupsi industri. Namun, tingkat kegagalan transaksi M&A secara global masih relatif tinggi, terutama akibat kurangnya identifikasi dan pengelolaan risiko secara komprehensif sejak tahap perencanaan hingga integrasi pasca-transaksi. Risiko tersebut meliputi risiko keuangan, hukum, pajak, operasional, budaya organisasi, teknologi, hingga risiko reputasi dan ESG. Dalam konteks ketidakpastian ekonomi global, volatilitas pasar, serta meningkatnya pengawasan regulator dan pemangku kepentingan, perusahaan dituntut untuk memiliki pemahaman yang kuat mengenai risk awareness dalam setiap tahapan siklus M&A.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai spektrum risiko dalam proses M&A, mulai dari tahap strategic fit assessment, due diligence, valuasi, negosiasi transaksi, hingga post-merger integration. Peserta akan dibekali dengan kerangka kerja identifikasi risiko, teknik mitigasi, serta studi kasus kegagalan dan keberhasilan M&A di berbagai industri. Pendekatan pelatihan menekankan pada perspektif manajemen risiko yang terintegrasi dengan tata kelola perusahaan dan pengambilan keputusan strategis, sehingga peserta mampu berperan aktif dalam meminimalkan potensi kerugian serta memaksimalkan nilai tambah dari transaksi M&A.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
1. Fundamental Mergers & Acquisitions
Sub Materi:
2. Strategic Risk & Pre-Deal Assessment
Sub Materi:
3. Financial & Valuation Risk
Sub Materi:
4. Legal, Compliance & Tax Risk
Sub Materi:
Hari Kedua
5. Operational & Technology Risk
Sub Materi:
6. Human Capital & Cultural Risk
Sub Materi:
7. Post-Merger Integration (PMI) Risk Management
Sub Materi:
8. Risk Mitigation Strategy & Case Study
Sub Materi: