Dalam menghadapi dinamika ekonomi global maupun domestik yang penuh ketidakpastian, perbankan dituntut memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi risiko yang dapat memengaruhi kualitas portofolio kredit. Stress Testing dan Scenario Analysis merupakan instrumen manajemen risiko yang semakin penting dalam membantu bank mengevaluasi ketahanan portofolio kredit terhadap berbagai kondisi ekstrem, seperti perlambatan ekonomi, kenaikan suku bunga, fluktuasi nilai tukar, penurunan harga komoditas, hingga perubahan regulasi.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman komprehensif mengenai metodologi stress testing dan scenario analysis sesuai praktik terbaik industri perbankan. Peserta akan mempelajari teknik penyusunan skenario, pengukuran dampak terhadap kualitas aset, proyeksi Non-Performing Loan (NPL), kecukupan pencadangan, hingga penyusunan rekomendasi strategi mitigasi risiko guna memperkuat ketahanan portofolio kredit serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif.