Penerapan Risk Control Matrix (RCM) menjadi salah satu pendekatan penting dalam pelaksanaan audit internal berbasis risiko (Risk-Based Internal Audit) di industri perbankan. RCM membantu auditor dalam mengidentifikasi risiko pada setiap proses bisnis, mengevaluasi efektivitas pengendalian yang telah diterapkan, serta menentukan prosedur pengujian audit yang tepat. Dengan pendekatan ini, fungsi audit tidak hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui peningkatan efektivitas pengendalian internal dan mitigasi risiko.
Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai penyusunan dan pemanfaatan Risk Control Matrix dalam audit proses bisnis perbankan. Peserta akan mempelajari teknik pemetaan proses bisnis, identifikasi risiko, penyusunan kontrol utama (key controls), pengujian efektivitas pengendalian, hingga penyusunan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi. Melalui workshop dan studi kasus, peserta diharapkan mampu menerapkan RCM sebagai alat utama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan audit internal.