Treasury Resilience in Economic Uncertainty

Treasury Resilience in Economic Uncertainty

Treasury Resilience in Economic Uncertainty

04 - 05 August 2026 Jakarta hotel asyana kemayoran

Deskripsi

Dalam beberapa tahun terakhir, industri perbankan dihadapkan pada kondisi ekonomi yang semakin dinamis akibat perubahan kebijakan moneter global, fluktuasi suku bunga, volatilitas nilai tukar, tekanan inflasi, risiko geopolitik, perubahan arus modal, serta percepatan transformasi digital. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap fungsi Treasury yang bertanggung jawab atas pengelolaan likuiditas, pendanaan, investasi, pengelolaan aset dan liabilitas, serta pengendalian risiko pasar. Di tengah ketidakpastian tersebut, Treasury tidak lagi hanya berperan sebagai pelaksana transaksi keuangan, tetapi menjadi fungsi strategis yang harus mampu menjaga stabilitas keuangan bank, memastikan ketersediaan likuiditas, mengoptimalkan struktur pendanaan, serta mendukung pengambilan keputusan bisnis secara cepat dan tepat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih adaptif melalui penguatan treasury resilience, yaitu kemampuan Treasury untuk mengantisipasi, merespons, dan pulih dari berbagai guncangan ekonomi maupun perubahan lingkungan bisnis.

Pelatihan Treasury Resilience in Economic Uncertainty dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membangun ketahanan fungsi Treasury melalui penguatan strategi likuiditas, manajemen risiko, perencanaan pendanaan, analisis skenario, stress testing, serta pemanfaatan data analytics dalam mendukung pengambilan keputusan. Peserta akan mempelajari bagaimana mengintegrasikan pengelolaan risiko pasar, risiko likuiditas, dan Asset Liability Management (ALM) ke dalam strategi Treasury yang tangguh, sekaligus memahami penerapan Contingency Funding Plan, Early Warning Indicators, dan Treasury Dashboard sebagai alat monitoring yang efektif. Selain itu, pelatihan juga membahas praktik terbaik dalam membangun operational resilience, meningkatkan koordinasi lintas fungsi, serta menyusun strategi respons terhadap berbagai kondisi krisis yang berpotensi memengaruhi stabilitas keuangan bank. Melalui studi kasus, simulasi, diskusi interaktif, dan workshop, peserta diharapkan mampu memperkuat ketahanan Treasury dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang. 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami dampak ketidakpastian ekonomi terhadap fungsi Treasury dan kinerja perbankan.
  2. Mengidentifikasi serta mengukur berbagai risiko yang memengaruhi likuiditas, pendanaan, dan portofolio Treasury.
  3. Menyusun strategi Treasury yang adaptif untuk menghadapi perubahan kondisi ekonomi dan pasar keuangan.
  4. Mengimplementasikan stress testing, scenario analysis, dan Contingency Funding Plan dalam pengelolaan Treasury.
  5. Memanfaatkan treasury analytics, Early Warning Indicators, dan Treasury Dashboard sebagai dasar pengambilan keputusan.
  6. Menyusun Treasury Resilience Framework dan Strategic Treasury Action Plan yang dapat diterapkan di lingkungan kerja.

Materi

Materi 1. Economic Outlook & Treasury Challenges

Sub Materi

  • Perkembangan ekonomi global dan domestik serta implikasinya terhadap industri perbankan.
  • Dampak perubahan suku bunga, inflasi, nilai tukar, dan geopolitik terhadap Treasury.
  • Perubahan perilaku pasar dan dinamika pendanaan bank.
  • Peran strategis Treasury dalam menjaga stabilitas keuangan.
  • Konsep Treasury Resilience dan faktor-faktor pembentuknya.

Materi 2. Liquidity, Funding & Asset Liability Management

Sub Materi

  • Strategi pengelolaan likuiditas dalam kondisi pasar yang tidak menentu.
  • Optimalisasi struktur pendanaan dan diversifikasi sumber dana.
  • Integrasi Asset Liability Management (ALM) dengan strategi Treasury.
  • Pengelolaan risiko maturity mismatch dan funding concentration.
  • Indikator utama kesehatan likuiditas dan pendanaan.

Materi 3. Treasury Risk Management & Scenario Analysis

Sub Materi

  • Identifikasi risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko pendanaan.
  • Teknik scenario analysis dan treasury stress testing.
  • Penyusunan Early Warning Indicators (EWI) untuk Treasury.
  • Pengukuran dampak risiko terhadap posisi keuangan bank.
  • Strategi mitigasi dan respons terhadap perubahan kondisi pasar.

Materi 4. Operational Resilience & Crisis Preparedness

Sub Materi

  • Konsep operational resilience pada fungsi Treasury.
  • Penyusunan Contingency Funding Plan (CFP).
  • Manajemen krisis dan respons terhadap gangguan pasar.
  • Koordinasi lintas fungsi dalam menghadapi kondisi darurat.
  • Simulasi pengambilan keputusan pada kondisi krisis likuiditas.

Materi 5. Treasury Analytics & Strategic Decision Support

Sub Materi

  • Pemanfaatan data analytics dalam fungsi Treasury.
  • Pengembangan Treasury Dashboard untuk monitoring real-time.
  • Penggunaan Key Risk Indicators (KRI) dan Key Performance Indicators (KPI).
  • Analisis proyeksi arus kas dan kebutuhan pendanaan.
  • Pengambilan keputusan berbasis data (data-driven treasury decision making).

Materi 6. Workshop Penyusunan Treasury Resilience Framework

Sub Materi

  • Analisis studi kasus ketahanan Treasury pada berbagai skenario ekonomi.
  • Penyusunan Treasury Risk Assessment dan pemetaan risiko.
  • Penyusunan Treasury Resilience Framework.
  • Pengembangan Strategic Treasury Action Plan dan Contingency Funding Plan.
  • Presentasi hasil workshop dan pembahasan implementasi di lingkungan kerja.

Peserta

Divisi Treasury

Divisi Risk Management

Divisi Asset Liability Management (ALM)

Divisi Market Risk

Divisi Keuangan & Akuntansi

Divisi Strategic Planning

Divisi Funding Business

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan