Future Risk Office: From Compliance to Strategic Partner

Future Risk Office: From Compliance to Strategic Partner

Future Risk Office: From Compliance to Strategic Partner

04 - 05 August 2026 Malang Hotel Ibis Style

Deskripsi

Perubahan lanskap industri perbankan yang dipengaruhi oleh digitalisasi, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), peningkatan ancaman siber, perkembangan fintech, tuntutan implementasi ESG, serta dinamika ekonomi global telah mengubah ekspektasi terhadap fungsi Manajemen Risiko. Jika sebelumnya Risk Office lebih berfokus pada pemenuhan regulasi, pengawasan kepatuhan, dan pengendalian risiko secara reaktif, kini fungsi tersebut dituntut menjadi mitra strategis organisasi yang mampu memberikan wawasan berbasis risiko (risk insight), mendukung pengambilan keputusan bisnis, mendorong inovasi yang terkendali (risk-informed innovation), serta meningkatkan ketahanan organisasi (organizational resilience). Perubahan paradigma ini menuntut penguatan tata kelola risiko yang adaptif, budaya risiko yang kuat, pemanfaatan analitik data, dan kolaborasi yang lebih erat antara fungsi risiko dengan unit bisnis, teknologi informasi, kepatuhan, audit internal, dan manajemen puncak.

Pelatihan Future Risk Office: From Compliance to Strategic Partner dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi dalam mentransformasikan fungsi Manajemen Risiko menjadi pusat keunggulan (Center of Excellence) yang berorientasi pada penciptaan nilai tambah bagi organisasi. Peserta akan mempelajari bagaimana membangun kerangka Enterprise Risk Management (ERM) yang modern, mengelola risiko-risiko baru (emerging risks), memanfaatkan AI dan risk analytics, memperkuat risk governance, mengembangkan budaya risiko, serta menyusun strategi komunikasi risiko yang efektif kepada manajemen dan pemangku kepentingan. Pelatihan juga membahas praktik terbaik dalam penerapan risk appetite, risk intelligence, scenario analysis, stress testing, serta pengembangan dashboard risiko untuk mendukung keputusan yang cepat, akurat, dan berbasis data. Melalui studi kasus, diskusi interaktif, simulasi, dan workshop, peserta diharapkan mampu merancang transformasi fungsi Risk Office yang selaras dengan strategi bisnis dan tantangan industri perbankan masa depan. 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami transformasi peran Risk Office dari fungsi kepatuhan menjadi mitra strategis bisnis.
  2. Membangun kerangka Enterprise Risk Management (ERM) yang adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis.
  3. Mengidentifikasi dan mengelola risiko-risiko baru (emerging risks) yang memengaruhi industri perbankan.
  4. Memanfaatkan AI, analitik data, dan risk intelligence untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis risiko.
  5. Memperkuat tata kelola risiko, budaya risiko, dan kolaborasi lintas fungsi dalam organisasi.
  6. Menyusun Future Risk Office Transformation Roadmap yang mendukung pertumbuhan bisnis, inovasi, dan ketahanan organisasi.

Materi

Materi 1. Transforming the Risk Office: Vision, Strategy & Governance

Sub Materi

  • Evolusi fungsi Manajemen Risiko di industri perbankan.
  • Perubahan paradigma: dari compliance menuju strategic partner.
  • Peran Risk Office dalam mendukung strategi bisnis.
  • Penguatan Risk Governance dan Three Lines Model.
  • Penyusunan visi dan model operasi (Target Operating Model) Future Risk Office.

Materi 2. Enterprise Risk Management & Emerging Risk Integration

Sub Materi

  • Penguatan kerangka Enterprise Risk Management (ERM).
  • Integrasi risiko strategis, operasional, digital, ESG, dan risiko pihak ketiga.
  • Penyusunan Risk Appetite Statement dan Risk Tolerance.
  • Risk identification, risk assessment, dan prioritisasi risiko.
  • Integrasi manajemen risiko dalam proses bisnis dan inovasi.

Materi 3. Risk Intelligence, Data Analytics & Artificial Intelligence

Sub Materi

  • Pemanfaatan AI untuk identifikasi dan pemantauan risiko.
  • Predictive Risk Analytics dan Early Warning System.
  • Pengembangan Risk Dashboard dan Key Risk Indicators (KRI).
  • Data governance dan kualitas data untuk fungsi risiko.
  • Pengambilan keputusan berbasis data (risk-informed decision making).

Materi 4. Building Risk Culture & Strategic Business Partnership

Sub Materi

  • Membangun budaya risiko (risk culture) di seluruh organisasi.
  • Peran Risk Office sebagai penasihat strategis bagi unit bisnis.
  • Teknik komunikasi risiko kepada Direksi, Dewan Komisaris, dan pemangku kepentingan.
  • Kolaborasi lintas fungsi dengan bisnis, kepatuhan, audit internal, dan TI.
  • Pengembangan kompetensi dan kapabilitas SDM Manajemen Risiko.

Materi 5. Operational Resilience, Scenario Analysis & Strategic Risk Response

Sub Materi

  • Penguatan operational resilience dalam industri perbankan.
  • Scenario analysis dan stress testing terhadap risiko utama.
  • Penyusunan strategi respons terhadap risiko strategis dan krisis.
  • Monitoring risiko secara berkelanjutan (continuous risk monitoring).
  • Pengukuran kinerja fungsi Manajemen Risiko melalui KPI dan KRI.

Materi 6. Workshop Penyusunan Future Risk Office Transformation Roadmap

Sub Materi

  • Analisis kondisi dan tingkat kematangan (risk maturity assessment) organisasi.
  • Identifikasi kesenjangan (gap analysis) fungsi Manajemen Risiko.
  • Penyusunan Future Risk Office Transformation Roadmap.
  • Penyusunan Risk Capability Development Plan, Risk Dashboard, dan Strategic Risk Action Plan.
  • Presentasi hasil workshop dan diskusi implementasi di lingkungan kerja.

Peserta

Divisi Risk Management

Divisi Compliance

Divisi Corporate Governance

Divisi Strategic Planning

Divisi Business Development

Divisi Enterprise Risk Management (ERM)

Divisi Internal Audit

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan