Integrated Anti Fraud Strategy sesuai Regulasi OJK dan UU P2SK 2026

Integrated Anti Fraud Strategy sesuai Regulasi OJK dan UU P2SK 2026

Integrated Anti Fraud Strategy sesuai Regulasi OJK dan UU P2SK 2026

20 - 21 July 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Styles

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi anti fraud terintegrasi pada industri perbankan sesuai arah penguatan governance dan manajemen risiko pasca implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) serta pengawasan terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan menuju tahun 2026. Transformasi digital perbankan, meningkatnya penggunaan layanan digital, serta kompleksitas operasional dan transaksi keuangan telah meningkatkan eksposur risiko fraud baik yang bersifat internal maupun eksternal. Modus fraud saat ini berkembang semakin canggih melalui pemanfaatan teknologi, social engineering, manipulasi data, cyber-enabled fraud, hingga penyalahgunaan akses oleh pihak internal. Oleh karena itu, industri perbankan dituntut untuk memiliki strategi anti fraud yang tidak hanya berfokus pada aspek deteksi dan investigasi, tetapi juga mencakup governance, budaya integritas, penguatan kontrol internal, pemanfaatan teknologi, serta pendekatan preventif yang terintegrasi di seluruh lini organisasi.

Pelatihan ini akan membahas secara mendalam kerangka Integrated Anti Fraud Strategy yang mencakup pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, dan pemantauan tindak lanjut fraud sesuai prinsip governance dan compliance perbankan. Peserta akan mempelajari berbagai jenis fraud yang berkembang di industri keuangan, teknik identifikasi red flags, fraud risk assessment, pengelolaan whistleblowing system, hingga pemanfaatan data analytics dan digital monitoring dalam penguatan anti fraud framework. Selain itu, pelatihan juga akan membahas peran manajemen, fungsi Human Capital, operasional, audit internal, dan risk management dalam membangun budaya anti fraud yang efektif dan berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kasus dan praktik implementasi, pelatihan ini diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan fraud modern serta memperkuat operational resilience menuju 2026 dan seterusnya.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep Integrated Anti Fraud Strategy pada industri perbankan 
  • Menjelaskan dampak UU P2SK dan regulasi OJK terhadap penguatan anti fraud 
  • Mengidentifikasi berbagai modus fraud dan fraud risk di lingkungan perbankan 
  • Melakukan fraud risk assessment dan identifikasi red flags 
  • Mengembangkan strategi pencegahan, deteksi, dan mitigasi fraud 
  • Memahami proses investigasi dan pelaporan fraud secara profesional 
  • Membangun budaya integritas dan anti fraud awareness di organisasi

Materi

Hari 1: Anti Fraud Governance & Fraud Risk Framework

1. Overview Anti Fraud Strategy di Industri Perbankan

  • Tren fraud perbankan 2026 
  • Dampak fraud terhadap operasional dan reputasi bank 
  • Regulatory expectation terkait anti fraud 
  • Prinsip Integrated Anti Fraud Strategy 
  • Peran manajemen dalam fraud governance 

2. Fraud Governance & Internal Control

  • Fraud governance framework 
  • Three Lines of Defense dalam pengendalian fraud 
  • Penguatan internal control system 
  • Fraud control plan 
  • Integrasi anti fraud dengan enterprise risk management (ERM) 

3. Fraud Risk Assessment & Red Flag Identification

  • Konsep fraud risk assessment 
  • Fraud risk mapping 
  • Identifikasi fraud indicators dan red flags 
  • Risiko fraud pada proses operasional dan digital banking 
  • Fraud vulnerability assessment 

4. Jenis dan Modus Fraud Perbankan

  • Internal fraud & employee misconduct 
  • Cyber-enabled fraud 
  • Social engineering & phishing fraud 
  • Procurement & vendor fraud 
  • Credit fraud & document manipulation 
  • Fraud pada digital transaction dan mobile banking 

Hari 2: Detection, Investigation & Fraud Prevention Culture

5. Fraud Detection & Monitoring

  • Fraud detection techniques 
  • Transaction monitoring & suspicious activity analysis 
  • Data analytics untuk fraud detection 
  • Early warning indicators fraud 
  • Continuous monitoring framework 

6. Fraud Investigation Management

  • Tahapan investigasi fraud 
  • Pengumpulan bukti dan dokumentasi 
  • Investigative interview techniques 
  • Digital evidence & forensic awareness 
  • Penyusunan laporan investigasi fraud 

 

7. Whistleblowing System & Incident Reporting

  • Whistleblowing governance 
  • Confidential reporting mechanism 
  • Perlindungan pelapor dan confidentiality 
  • Escalation process & case management 
  • Monitoring tindak lanjut kasus fraud 

8. Building Anti Fraud Culture & Awareness

  • Membangun budaya integritas 
  • Ethics & compliance awareness 
  • Employee fraud awareness program 
  • Leadership role dalam anti fraud culture 
  • Continuous fraud awareness campaign 

9. Case Study & Best Practices

  • Studi kasus fraud di industri perbankan 
  • Analisis root cause fraud incident 
  • Simulasi fraud risk assessment 
  • Penyusunan action plan penguatan anti fraud 
  • Best practices integrated anti fraud management

Peserta

  • Divisi Anti Fraud
  • Divisi Kepatuhan (Compliance)
  • Divisi Manajemen Risiko
  • Divisi Audit Internal
  • Divisi Hukum (Legal)
  • Divisi Operasional
  • Divisi Sumber Daya Manusia (SDM/HR)

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan