Pendalaman PSAK 71: Manajemen CKPN dan Dampaknya terhadap Profitabilitas Bank

Pendalaman PSAK 71: Manajemen CKPN dan Dampaknya terhadap Profitabilitas Bank

Pendalaman PSAK 71: Manajemen CKPN dan Dampaknya terhadap Profitabilitas Bank

13 - 14 July 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Deskripsi

Penerapan PSAK 71 Instrumen Keuangan telah membawa perubahan fundamental dalam pengakuan dan pengukuran kerugian kredit melalui pendekatan expected credit loss (ECL), yang secara signifikan memengaruhi besaran Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) serta volatilitas laba bank. Dalam praktiknya, perhitungan CKPN tidak hanya bersifat teknis akuntansi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh asumsi, estimasi, dan professional judgment yang berkaitan erat dengan kondisi ekonomi, profil risiko kredit, serta strategi bisnis bank. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam dan konsisten terhadap PSAK 71 menjadi krusial agar CKPN yang dibentuk dapat mencerminkan risiko secara wajar, prudent, dan sejalan dengan prinsip transparansi serta kepatuhan terhadap regulasi.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pendalaman komprehensif mengenai penerapan PSAK 71 dengan fokus pada manajemen CKPN dan dampaknya terhadap profitabilitas serta kinerja keuangan bank. Peserta akan dibekali pemahaman menyeluruh mengenai konsep ECL, staging aset keuangan, penggunaan data historis, forward-looking information, serta implikasi perubahan kualitas kredit terhadap laporan laba rugi dan posisi keuangan bank. Melalui pendekatan konseptual dan aplikatif, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan akuntan dan pihak terkait dalam mengelola CKPN secara efektif, menjaga keseimbangan antara prinsip kehati-hatian dan stabilitas kinerja keuangan, serta mendukung pengambilan keputusan manajemen yang lebih berkualitas dan berbasis risiko. 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami secara mendalam konsep dan ketentuan PSAK 71 terkait penurunan nilai aset keuangan.
  2. Menerapkan pendekatan expected credit loss (ECL) secara tepat dan konsisten.
  3. Mengelola CKPN secara prudent dengan mempertimbangkan risiko kredit dan kondisi ekonomi.
  4. Menganalisis dampak CKPN terhadap profitabilitas dan kinerja keuangan bank.
  5. Meningkatkan kualitas dokumentasi, transparansi, dan pengungkapan CKPN dalam laporan keuangan.

Materi

1. Overview PSAK 71 dan Kerangka Penurunan Nilai

  • Tujuan dan ruang lingkup PSAK 71
  • Perubahan utama dari pendekatan incurred loss ke expected credit loss
  • Aset keuangan yang dikenakan penurunan nilai
  • Implikasi PSAK 71 terhadap laporan keuangan bank

2. Konsep Expected Credit Loss (ECL)

  • Definisi dan komponen ECL
  • Perbedaan 12-month ECL dan lifetime ECL
  • Faktor Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure at Default (EAD)
  • Penggunaan data historis dan forward-looking information

3. Staging Aset Keuangan dan Signifikansi Peningkatan Risiko Kredit

  • Kriteria Stage 1, Stage 2, dan Stage 3
  • Penentuan significant increase in credit risk (SICR)
  • Dampak perpindahan stage terhadap CKPN dan laba
  • Tantangan penerapan staging dalam portofolio kredit bank

4. Manajemen CKPN dan Dampaknya terhadap Profitabilitas

  • Hubungan CKPN dengan laba rugi dan ekuitas
  • Volatilitas laba akibat perubahan estimasi ECL
  • Strategi manajemen CKPN dalam batasan standar akuntansi
  • Keseimbangan antara prudence, profitabilitas, dan keberlanjutan

5. Professional Judgment, Governance, dan Internal Control

  • Peran professional judgment dalam estimasi CKPN
  • Dokumentasi asumsi dan metodologi ECL
  • Keterlibatan fungsi akuntansi, risiko, dan manajemen
  • Penguatan governance dan pengendalian internal CKPN

6. Pelaporan, Pengungkapan, dan Tantangan Audit

  • Pengungkapan CKPN dalam laporan keuangan
  • Transparansi asumsi dan estimasi signifikan
  • Area fokus audit dan pemeriksaan regulator
  • Penanganan perbedaan interpretasi dan temuan audit

Peserta

Perbankan

Keuangan & Akuntansi

Kredit

Manajemen

SDM

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan