Sistem Peringatan Dini dan Analisis Penurunan Kualitas Kredit

Sistem Peringatan Dini dan Analisis Penurunan Kualitas Kredit

Sistem Peringatan Dini dan Analisis Penurunan Kualitas Kredit

26 - 27 August 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Kualitas portofolio kredit merupakan salah satu faktor utama yang menentukan tingkat kesehatan dan keberlanjutan bisnis perbankan. Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, perubahan kondisi industri, dinamika pasar, serta meningkatnya risiko gagal bayar, bank dituntut untuk mampu mendeteksi potensi penurunan kualitas kredit sejak tahap awal sebelum berkembang menjadi Non-Performing Loan (NPL). Oleh karena itu, penerapan Early Warning System (EWS) menjadi instrumen strategis dalam manajemen risiko kredit untuk mengidentifikasi gejala awal (early warning signals), mengevaluasi tingkat risiko debitur, serta mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Sistem peringatan dini yang efektif tidak hanya mengandalkan indikator keuangan, tetapi juga memanfaatkan informasi operasional, perilaku transaksi, kualitas manajemen debitur, kondisi industri, data eksternal, serta teknologi analitik untuk menghasilkan penilaian risiko yang lebih komprehensif.

Pelatihan Sistem Peringatan Dini dan Analisis Penurunan Kualitas Kredit dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam membangun dan mengoptimalkan mekanisme deteksi dini terhadap potensi penurunan kualitas kredit. Peserta akan mempelajari teknik identifikasi indikator risiko, analisis laporan keuangan, evaluasi arus kas, analisis rekening koran, pemanfaatan data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), serta penggunaan dashboard dan analitik data untuk pemantauan portofolio kredit. Selain itu, pelatihan membahas metode penentuan strategi tindak lanjut berdasarkan tingkat risiko, penguatan koordinasi antara unit bisnis, manajemen risiko, remedial, dan kepatuhan, serta penyusunan Credit Early Warning Action Plan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas aset bank. Melalui studi kasus, simulasi analisis kredit, diskusi interaktif, dan workshop, peserta diharapkan mampu melakukan intervensi lebih dini sehingga peluang keberhasilan restrukturisasi, penyelamatan kredit, dan penurunan rasio kredit bermasalah dapat meningkat secara signifikan.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami konsep dan peran Early Warning System (EWS) dalam manajemen risiko kredit. 
  2. Mengidentifikasi indikator awal penurunan kualitas kredit dari berbagai sumber informasi. 
  3. Menganalisis kondisi keuangan, arus kas, rekening koran, dan profil debitur untuk mendeteksi potensi risiko kredit. 
  4. Menentukan tingkat risiko debitur dan strategi penanganan yang sesuai. 
  5. Memanfaatkan data, teknologi, dan dashboard pemantauan kredit untuk mendukung pengambilan keputusan. 
  6. Menyusun Credit Early Warning Action Plan guna menjaga kualitas portofolio kredit dan meminimalkan risiko NPL.

Materi

Materi 1. Fundamental Early Warning System dalam Manajemen Risiko Kredit

Sub Materi

  • Konsep dan tujuan Early Warning System (EWS). 
  • Siklus penurunan kualitas kredit (credit deterioration lifecycle).
  • Peran EWS dalam menjaga kualitas portofolio kredit. 
  • Hubungan EWS dengan manajemen risiko kredit dan tata kelola. 
  • Praktik terbaik implementasi EWS di industri perbankan. 

Materi 2. Identifikasi Early Warning Signals

Sub Materi

  • Indikator keuangan penyebab penurunan kualitas kredit. 
  • Analisis laporan keuangan debitur. 
  • Analisis arus kas (cash flow analysis). 
  • Analisis rekening koran dan pola transaksi debitur. 
  • Pemanfaatan data SLIK dan informasi eksternal dalam identifikasi risiko.

Materi 3. Credit Deterioration Analysis & Risk Assessment

Sub Materi

  • Analisis penyebab penurunan kualitas kredit. 
  • Penilaian kondisi usaha dan prospek industri debitur. 
  • Evaluasi kapasitas pembayaran dan sumber pelunasan. 
  • Penentuan tingkat risiko berdasarkan indikator EWS. 
  • Prioritas penanganan berdasarkan profil risiko debitur. 

Materi 4. Monitoring Portofolio Kredit dan Strategi Intervensi Dini

Sub Materi

  • Pemantauan portofolio kredit secara berkala. 
  • Penyusunan dashboard monitoring kualitas kredit. 
  • Strategi komunikasi dan pembinaan debitur. 
  • Tindakan korektif dan intervensi dini. 
  • Kolaborasi antara unit bisnis, risiko, remedial, dan kepatuhan. 

Materi 5. Data Analytics, AI & Digital Credit Monitoring

Sub Materi

  • Pemanfaatan data analytics dalam pemantauan kualitas kredit. 
  • Penerapan Artificial Intelligence (AI) untuk prediksi risiko kredit. 
  • Credit scoring dan predictive analytics. 
  • Pengembangan indikator risiko berbasis data. 
  • Digitalisasi proses monitoring dan pelaporan risiko kredit. 

Materi 6. Workshop Penyusunan Credit Early Warning Action Plan

Sub Materi

  • Analisis studi kasus penurunan kualitas kredit. 
  • Identifikasi early warning signals berdasarkan data debitur. 
  • Penyusunan strategi intervensi dini dan tindak lanjut. 
  • Penyusunan Credit Early Warning Action Plan. 
  • Presentasi hasil workshop, diskusi, dan penyusunan rencana implementasi.

Peserta

Divisi Credit Risk

Divisi Risk Management

Divisi Kredit

Divisi Corporate Banking

Divisi Retail Banking

Divisi Remedial Kredit

Divisi Recovery Kredit

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan