Penerapan Budaya Kepatuhan dan Kajian Kepatuhan sebagai Bagian dari Tata Kelola Perusahaan sesuai POJK

Penerapan Budaya Kepatuhan dan Kajian Kepatuhan sebagai Bagian dari Tata Kelola Perusahaan sesuai POJK

Penerapan Budaya Kepatuhan dan Kajian Kepatuhan sebagai Bagian dari Tata Kelola Perusahaan sesuai POJK

30 September - 01 October 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Styles

Deskripsi

Bank sebagai lembaga yang highly regulated wajib memastikan seluruh regulasi, baik yang diterbitkan OJK maupun BI dapat dijalankan dengan benar, mengedepankan fungsi preventif dan memiliki target kinerja yang terukur. Idealnya, divisi/unit ini terdiri dari individu-individu yang menguasai dan memahami seluk beluk regulasi, baik dalam tata cara penanganannya maupun mengantisipasinya sehingga dengan potensi sanksi/pinalti/denda yang ditetapkan dalam aturan tersebut. Seluruh potensi risiko tersebut dapat dikendalikan jika proses pemahaman dan sosialisasi berjalan sebagaimana mestinya.

Perkembangan industri perbankan dan keuangan di Indonesia yang semakin menjamur tentunya membentuk kesadaran yang semakin tinggi, perihal teknik tata kelola dan pengelolaan risiko yang diantisipasi akan muncul. Kegiatan perbankan dan keuangan tidak terlepas dari risiko yang dapat mengganggu kelangsungan kegiatan rutin, serta risiko dari karakteristik produk dan jasa perbankan/keuangan itu sendiri. Semakin meluasnya pelayanan disertai peningkatan volume usaha Bank, maka semakin meningkat pula risiko. Sehingga mendorong kebutuhan terhadap penerapan tata kelola oleh Bank. 

Review Kepatuhan sendiri merupakan proses yang melibatkan peninjauan serta evaluasi kritis terhadap kebijakan dan atau program kepatuhan yang berlaku.Tujuan utama dari kegiatan kajian kepatuhan adalah membantu mengidentifikasi kekuatan dan peluang dalam dasar-dasar program kepatuhan area kepatuhan tertentu termasuk akuntabilitas pengawasan, persyaratan pelaporan regulasi, pengelolaan kepatuhan, risiko kepatuhan, dan kesenjangan kepatuhan utama, serta meletakkan dasar untuk mengembangkan rencana penutupan kesenjangan kepatuhan dan meningkatkan masalah kepatuhan sebagaimana mestinya. 

Merujuk pada POJK Nomor Nomor 17 Tahun 2023Tata Kelola Yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) Pelatihan ini didesain dalam tataran praktek mengenai penyusunan laporan tata kelola, termasuk bagaimana mengisi “Kertas Kerja Penilaian Tata Kelola” disertai dengan pembahasan teori dan dasar hukum yang menjadi dasar pelaporan ini.

Tujuan

  • Mencegah terjadinya kegagalan/kelalaian bank memenuhi regulasi yang berlaku
  • Secara strategis mampu melakukan pemetaan (pembentukan kelompok) regulasi (BI dan OJK) yang memiliki dampak tertentu, khususnya yang berdampak signifikan secara finansial (denda) sampai dengan yang bersifat normatif
  • Peserta dapat melakukan pengawasan yang stratejik, yaitu melalui profiling karakter regulasi, dimulai dari yang sangat sederhana sampai dengan mengandung unsur self assessment
  • Tata Kelola Perusahaan dalam Era digital Banking
  • Teknik tata kelola perusahaan memperoleh nilai komposit baik
  • Peserta dapat menyusun laporan tata kelola GCG
  • Peserta memahami parameter penyebab terjadinya kegagalan pengelolaan perusahaan sebagai akibat dari bad corporate governance.

Materi

1. Esensi Fungsi Kepatuhan dan Manfaat Terbentuknya

2. Pemetaan Regulasi Berdasarkan Risiko dan Urgensinya :

  • Kategori Regulasi : Penting dan Mendesak

Bank wajib memahami secara utuh dan mendalam regulasi yang tergolong dalam kategori ini, baik bentuk implementasi, laporan dan sanksinya, selain itu harus mampu disosialisasikan dengan sempurna kepada para pihak terkait. Regulasi ini wajib dipantau secara rutin (setiap hari/minggu/bulan) guna mencegah kegagalan implementasinya.

  • Kategori Regulasi : Penting dan Tidak Mendesak

Bank wajib memahami secara utuh dan mendalam regulasi yang tergolong dalam kategori ini, tetapi memiliki ruang waktu dan ruang implementasi yang relatif masih leluasa sehingga dapat direncanakan lebih berhati-hati dan disesuaikan dengan jadwal unit/divisi terkait. Review implementasi regulasi dapat dilakukan setiap bulan/triwulan/semester.

  • Kategori Regulasi : Kurang Penting dan Mendesak

Kategori ini memberikan informasi regulasi yang mendesak untuk dilaksanakan tetapi memiliki dampak yang relatif tidak signifikan, baik bagi kesehatan bank dan besaran risiko/sanksinya.

  • Kategori Regulasi : Tidak Penting dan Tidak Mendesak.

Kategori ini relatif berbeda-beda untuk setiap bank, sangat ditentukan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhinya, misalnya sesuai dengan kelompok BUKU bank, jenis (kepemilikan) dan faktor-faktor lainnya sehingga regulasi pada kelompok ini dapat saja diabaikan (sekedar untuk diketahui).

3. Kajian dan review pelaksanaan kepatuhan perbankan

4. Evaluasi dan Analisis pelaksanaan kepatuhan 

5. Penilaian Kepatuhan 

6. Alat Ukur Kinerja Divisi Kepatuhan dan Cara Sederhana Pengukurannya

7. Sekilas regulasi Tata Kelola (Good Corporate Governance) Bank

8. Minimum struktur organisasi Bank yang sesuai regulasi tata kelola

9. Format Minimum Laporan Tata Kelola Yang Dipersyaratkan Regulator  Ruang lingkup tata 10. kelola dan dan self-assessment penerapan tata kelola

11. Contoh-contoh Laporan GCG bank umum.

12. Self-assesment (Penilaian Sendiri) Pelaksanaan Tata Kelola Bank

13. Template kertas kerja self-assesment

14. Latihan Praktek Mengisi Kertas Kerja Self-assesmentMenggunakan format MS-Excel

15. Latihan Praktek Menyusun Laporan Final GCG BankMenggunakan format MS-Word

16. Summary & Discussion

Peserta

  • Divisi Kepatuhan (Compliance)
  • Divisi Manajemen Risiko
  • Divisi Audit Internal
  • Divisi Hukum (Legal)
  • Divisi Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)
  • Divisi Tata Kelola Perusahaan (GCG)
  • Divisi Sumber Daya Manusia (SDM/HR)

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan