Penguatan Analisis 5C melalui Analisis Rekening Koran

Penguatan Analisis 5C melalui Analisis Rekening Koran

Penguatan Analisis 5C melalui Analisis Rekening Koran

22 - 23 July 2026 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Deskripsi

Dalam menghadapi dinamika industri perbankan yang semakin kompleks, kualitas analisis kredit menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan portofolio pembiayaan dan meminimalkan risiko kredit bermasalah. Perkembangan regulasi, termasuk implementasi penyempurnaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) pada tahun 2026, semakin menegaskan bahwa keputusan pemberian kredit tidak hanya didasarkan pada riwayat kredit debitur, tetapi juga harus didukung oleh analisis yang komprehensif terhadap karakter, kapasitas, modal, agunan, dan kondisi usaha calon debitur. Salah satu sumber informasi yang memiliki nilai strategis dalam proses tersebut adalah rekening koran, karena mampu memberikan gambaran nyata mengenai perilaku keuangan, pola transaksi, stabilitas arus kas, sumber pendapatan, serta disiplin pengelolaan keuangan debitur. Kemampuan membaca dan menginterpretasikan rekening koran secara tepat menjadi kompetensi penting bagi Credit Officer dalam memperkuat penerapan prinsip 5C.

Pelatihan Penguatan Analisis 5C melalui Analisis Rekening Koran dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengintegrasikan hasil analisis rekening koran dengan pendekatan 5C sebagai dasar penyusunan rekomendasi kredit yang lebih objektif dan berbasis risiko. Peserta akan mempelajari teknik analisis pola transaksi, identifikasi sumber dan penggunaan dana, evaluasi kemampuan pembayaran melalui analisis arus kas, serta teknik mendeteksi indikasi manipulasi transaksi, window dressing, rekening nominee, dan potensi fraud. Selain itu, pelatihan juga membahas keterkaitan antara data rekening koran, informasi SLIK, laporan keuangan, dan hasil kunjungan usaha untuk menghasilkan penilaian karakter debitur yang lebih akurat. Melalui studi kasus industri perbankan, simulasi analisis kredit, diskusi kelompok, dan workshop penyusunan memorandum analisis kredit, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses underwriting, memperkuat prinsip kehati-hatian (prudential banking), serta menghasilkan keputusan kredit yang lebih tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami konsep analisis 5C dan peran analisis rekening koran dalam proses penilaian kredit. 
  2. Melakukan analisis rekening koran untuk mengidentifikasi karakter, kapasitas, dan kemampuan pembayaran calon debitur. 
  3. Mengintegrasikan hasil analisis rekening koran dengan data SLIK, laporan keuangan, dan informasi pendukung lainnya. 
  4. Mengidentifikasi early warning signals, transaksi tidak wajar, serta indikasi fraud dalam proses analisis kredit. 
  5. Menyusun rekomendasi kredit yang berbasis data, objektif, dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian. 
  6. Meningkatkan kualitas analisis kredit guna meminimalkan risiko kredit bermasalah dan meningkatkan kualitas portofolio pembiayaan.

Materi

Materi 1. Penguatan Analisis 5C dalam Proses Kredit Perbankan

  • Sub Materi
  • Konsep dan perkembangan analisis 5C dalam industri perbankan. 
  • Hubungan analisis 5C dengan manajemen risiko kredit. 
  • Implementasi prinsip kehati-hatian dalam proses pemberian kredit. 
  • Peran rekening koran sebagai sumber informasi utama dalam analisis karakter debitur. 
  • Integrasi data SLIK, rekening koran, dan laporan keuangan. 

Materi 2. Teknik Analisis Rekening Koran untuk Penilaian Karakter Debitur

Sub Materi

  • Memahami struktur dan komponen rekening koran. 
  • Teknik membaca pola transaksi harian dan bulanan. 
  • Analisis sumber pemasukan dan pola pengeluaran. 
  • Identifikasi kebiasaan finansial dan disiplin pembayaran. 
  • Penilaian karakter debitur berdasarkan perilaku transaksi. 

Materi 3. Analisis Cash Flow dan Kemampuan Membayar

Sub Materi

  • Konsep arus kas dalam analisis kredit. 
  • Analisis kestabilan pendapatan dan pengeluaran. 
  • Identifikasi operating cash flow dan free cash flow. 
  • Evaluasi kemampuan membayar angsuran berdasarkan rekening koran. 
  • Penyusunan proyeksi kemampuan pembayaran debitur. 

Materi 4. Deteksi Risiko, Fraud, dan Early Warning Signals

Sub Materi

  • Identifikasi transaksi tidak wajar dan pola transaksi mencurigakan. 
  • Deteksi indikasi window dressing dan manipulasi mutasi rekening. 
  • Analisis rekening nominee dan transaksi pihak terkait. 
  • Identifikasi early warning signals dalam analisis rekening koran. 
  • Strategi mitigasi risiko sejak tahap analisis kredit. 

Materi 5. Integrasi Analisis Rekening Koran dengan SLIK dan Laporan Keuangan

Sub Materi

  • Verifikasi silang data rekening koran dengan informasi SLIK. 
  • Analisis konsistensi rekening koran dengan laporan keuangan. 
  • Penguatan analisis Character, Capacity, dan Capital. 
  • Penyusunan profil risiko debitur secara menyeluruh. 
  • Penyusunan rekomendasi kredit berbasis analisis terintegrasi. 

Materi 6. Workshop Analisis Kredit Berbasis Rekening Koran

Sub Materi

  • Studi kasus analisis rekening koran pada berbagai jenis debitur. 
  • Simulasi analisis 5C menggunakan data rekening koran, SLIK, dan laporan keuangan. 
  • Penyusunan memorandum analisis kredit dan rekomendasi pembiayaan. 
  • Presentasi hasil analisis dan diskusi evaluasi. 
  • Penyusunan action plan untuk peningkatan kualitas analisis kredit di unit kerja.

Peserta

Divisi Kredit

Divisi Credit Risk

Divisi Corporate Banking

Divisi Retail Banking

Divisi Risk Management

Divisi Remedial Kredit

Divisi Compliance

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan