Deteksi Fraud dalam Proses Analisis dan Persetujuan Kredit

Deteksi Fraud dalam Proses Analisis dan Persetujuan Kredit

Deteksi Fraud dalam Proses Analisis dan Persetujuan Kredit

27 - 28 August 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Deskripsi

Fraud dalam proses analisis dan persetujuan kredit merupakan salah satu risiko terbesar yang dapat menyebabkan kerugian finansial, meningkatnya kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL), kerusakan reputasi bank, hingga sanksi dari regulator. Seiring dengan semakin kompleksnya produk kredit, digitalisasi proses pengajuan pembiayaan, penggunaan dokumen elektronik, serta meningkatnya modus kejahatan keuangan, pelaku fraud memanfaatkan berbagai celah melalui pemalsuan dokumen, manipulasi laporan keuangan, rekayasa rekening koran, penggunaan identitas fiktif atau nominee, kolusi antara pihak internal dan eksternal, hingga penyalahgunaan kewenangan dalam proses persetujuan kredit. Di sisi lain, penyempurnaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), penerapan prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan penguatan tata kelola risiko memberikan peluang bagi perbankan untuk meningkatkan efektivitas deteksi fraud sejak tahap awal proses analisis kredit.

Pelatihan Deteksi Fraud dalam Proses Analisis dan Persetujuan Kredit dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi berbagai bentuk fraud yang berpotensi terjadi pada seluruh tahapan siklus kredit, mulai dari pengajuan, analisis, persetujuan, pencairan, hingga pemantauan pascakredit. Peserta akan mempelajari teknik verifikasi dokumen, analisis rekening koran, interpretasi data SLIK, evaluasi laporan keuangan, identifikasi red flags, serta penerapan pendekatan investigatif dalam proses credit underwriting. Selain itu, pelatihan membahas penguatan pengendalian internal, penerapan prinsip four eyes principle, pemanfaatan analitik data dan teknologi digital dalam deteksi fraud, serta penyusunan strategi mitigasi yang selaras dengan kerangka manajemen risiko operasional dan risiko kredit. Melalui studi kasus nyata, simulasi investigasi kredit, diskusi interaktif, dan workshop, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas analisis kredit, mencegah terjadinya fraud, dan memperkuat budaya integritas dalam proses pemberian kredit. 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami berbagai bentuk dan modus fraud yang terjadi dalam proses analisis dan persetujuan kredit. 
  2. Mengidentifikasi indikator (red flags) fraud melalui analisis dokumen, rekening koran, laporan keuangan, dan data SLIK. 
  3. Melakukan verifikasi dan validasi data calon debitur secara komprehensif dengan pendekatan berbasis risiko. 
  4. Menerapkan teknik deteksi fraud dalam proses credit underwriting dan pengambilan keputusan kredit. 
  5. Memperkuat pengendalian internal serta mitigasi risiko fraud pada proses pemberian kredit. 
  6. Menyusun langkah-langkah pencegahan dan penanganan fraud untuk meningkatkan kualitas portofolio kredit dan kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian.

Materi

Materi 1. Fraud Risk dalam Proses Kredit Perbankan

Sub Materi

  • Konsep fraud dan risiko fraud pada industri perbankan. 
  • Jenis-jenis fraud dalam siklus pemberian kredit. 
  • Faktor penyebab dan Fraud Triangle serta Fraud Diamond. 
  • Dampak fraud terhadap kualitas portofolio kredit dan reputasi bank. 
  • Regulasi dan tata kelola pencegahan fraud di sektor perbankan. 

Materi 2. Identifikasi Red Flags pada Tahap Analisis Kredit

Sub Materi

  • Identifikasi dokumen yang berpotensi dipalsukan. 
  • Analisis keaslian identitas, legalitas usaha, dan dokumen pendukung. 
  • Interpretasi data SLIK dan riwayat kredit debitur. 
  • Identifikasi transaksi tidak wajar pada rekening koran. 
  • Pengenalan indikator early warning signals dalam proses analisis kredit. 

Materi 3. Analisis Rekening Koran dan Laporan Keuangan untuk Deteksi Fraud

Sub Materi

  • Teknik analisis pola transaksi rekening koran. 
  • Identifikasi manipulasi mutasi rekening (window dressing). 
  • Analisis konsistensi laporan keuangan dengan transaksi perbankan. 
  • Deteksi penggunaan rekening pihak ketiga (nominee account). 
  • Evaluasi arus kas untuk mengidentifikasi kemampuan bayar yang sebenarnya. 

Materi 4. Investigative Credit Underwriting & Due Diligence

Sub Materi

  • Pendekatan investigatif dalam proses analisis kredit. 
  • Teknik verifikasi lapangan (site visit) dan wawancara debitur. 
  • Know Your Customer (KYC) dan Customer Due Diligence (CDD). 
  • Analisis hubungan usaha, afiliasi, dan beneficial ownership. 
  • Penyusunan profil risiko debitur berbasis data terintegrasi. 

Materi 5. Internal Control, Technology & Fraud Mitigation

Sub Materi

  • Penguatan pengendalian internal dalam proses persetujuan kredit. 
  • Penerapan four eyes principle dan segregation of duties. 
  • Pemanfaatan data analytics dan Artificial Intelligence (AI) untuk deteksi fraud. 
  • Strategi mitigasi risiko fraud pada setiap tahapan siklus kredit. 
  • Pelaporan, investigasi, dan tindak lanjut atas dugaan fraud. 

Materi 6. Workshop Deteksi Fraud dalam Analisis Kredit

Sub Materi

  • Analisis studi kasus fraud pada proses pemberian kredit. 
  • Simulasi identifikasi red flags berdasarkan dokumen, rekening koran, dan SLIK. 
  • Penyusunan memorandum analisis risiko fraud. 
  • Presentasi hasil investigasi dan rekomendasi mitigasi. 
  • Penyusunan Fraud Prevention Action Plan untuk implementasi di unit kerja.

Peserta

Divisi Kredit

Divisi Risk Management

Divisi Internal Audit

Divisi Anti Money Laundering (AML)

Divisi Financial Crime Prevention

Divisi Compliance

Divisi Credit Risk

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan