Perkembangan regulasi perbankan syariah yang semakin mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) menuntut Bank Umum Syariah (BUS) untuk memiliki kemampuan yang memadai dalam mengelola struktur permodalan dan tingkat eksposur secara berkelanjutan. Salah satu instrumen pengawasan yang menjadi perhatian regulator adalah pemenuhan Rasio Pengungkit (Leverage Ratio), yang berfungsi sebagai ukuran tambahan dalam menjaga ketahanan modal bank terhadap potensi risiko yang tidak sepenuhnya tercermin dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko (ATMR).
POJK No. 21 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit bagi Bank Umum Syariah memberikan pedoman yang lebih komprehensif terkait pengukuran, perhitungan, pemantauan, pelaporan, serta pengungkapan Rasio Pengungkit sebagai bagian dari penguatan kerangka permodalan dan stabilitas industri perbankan syariah. Implementasi regulasi ini tidak hanya memerlukan pemahaman terhadap formula perhitungan dan komponen penyusunnya, tetapi juga membutuhkan kemampuan untuk mengintegrasikan pengelolaan rasio pengungkit ke dalam proses bisnis, manajemen risiko, perencanaan modal, dan tata kelola bank secara menyeluruh.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai ketentuan Rasio Pengungkit berdasarkan POJK No. 21 Tahun 2025, mulai dari landasan regulasi, identifikasi komponen modal inti (Tier 1 Capital), pengukuran total eksposur, teknik perhitungan rasio, hingga mekanisme pelaporan kepada regulator. Peserta juga akan mempelajari keterkaitan Rasio Pengungkit dengan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), profil risiko bank, Rencana Bisnis Bank (RBB), Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP), serta strategi pengelolaan neraca yang efektif untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kecukupan modal.
Selain aspek regulasi dan teknis perhitungan, pelatihan ini membahas peran Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Satuan Kerja Manajemen Risiko, Fungsi Kepatuhan, dan Audit Internal dalam memastikan implementasi Rasio Pengungkit berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui pembahasan studi kasus, simulasi penyusunan kertas kerja, analisis dampak terhadap kinerja keuangan, dan penyusunan strategi mitigasi, peserta akan memperoleh kemampuan praktis dalam mengidentifikasi potensi permasalahan, melakukan pengukuran secara akurat, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi.
Divisi Perbankan Syariah
Divisi Compliance Syariah
Divisi Risk Management
Divisi Treasury
Divisi Keuangan & Akuntansi
Divisi Regulatory Compliance
Divisi Asset Liability Management (ALM)
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch