Industri perbankan dan jasa keuangan saat ini menghadapi perubahan yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), perubahan perilaku nasabah, persaingan dengan fintech dan digital ecosystem, perubahan geopolitik global, risiko siber, dinamika ekonomi makro, tuntutan keberlanjutan (ESG), serta perubahan regulasi yang semakin kompleks. Dalam kondisi tersebut, organisasi tidak lagi cukup mengandalkan pendekatan perencanaan strategis yang bersifat linear dan hanya berorientasi pada data historis, melainkan membutuhkan kemampuan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan masa depan melalui pendekatan strategic foresight dan scenario planning. Bagi Divisi Corporate Secretary, kemampuan ini menjadi semakin penting karena memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola perusahaan, penyampaian informasi kepada Direksi dan Dewan Komisaris, pengelolaan isu strategis, koordinasi dengan regulator, serta menjaga reputasi perusahaan di tengah ketidakpastian yang terus berkembang.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, metode, dan praktik terbaik dalam mengembangkan skenario masa depan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dan peningkatan ketahanan organisasi (organizational resilience). Peserta akan mempelajari teknik identifikasi tren (trend analysis), pemetaan pendorong perubahan (drivers of change), analisis ketidakpastian kritis (critical uncertainties), penyusunan berbagai alternatif skenario, hingga penerjemahan hasil analisis menjadi rekomendasi strategis yang dapat mendukung pengambilan keputusan Direksi dan pengawasan Dewan Komisaris. Dengan pendekatan berbasis studi kasus industri keuangan dan praktik kolaboratif, pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas Corporate Secretary dalam berperan sebagai mitra strategis manajemen, meningkatkan kualitas pengelolaan risiko strategis, serta membantu organisasi mempersiapkan diri menghadapi berbagai bentuk disrupsi yang berpotensi memengaruhi keberlangsungan bisnis di masa depan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Materi 1. Memahami Strategic Foresight dan Lanskap Disrupsi Industri Keuangan
Sub Materi:
Materi 2. Trend Analysis dan Environmental Scanning
Sub Materi:
Materi 3. Scenario Planning Methodology
Sub Materi:
Materi 4. Strategic Risk, Governance, dan Corporate Secretary Perspective
Sub Materi:
Materi 5. Translating Scenarios into Strategic Decision Making
Sub Materi:
Materi 6. Workshop: Penyusunan Scenario Planning untuk Industri Perbankan
Sub Materi: