Predictive Early Warning System (EWS) & Proactive Credit Remedial

Predictive Early Warning System (EWS) & Proactive Credit Remedial

Predictive Early Warning System (EWS) & Proactive Credit Remedial

22-23 Juni 2026 Malang Hotel Ibis Styles

Deskripsi

Di tengah dinamika ekonomi yang cepat dan ketatnya standar PSAK 71, perbankan dituntut untuk memiliki kemampuan deteksi dini yang lebih tajam terhadap potensi gagal bayar nasabah. Pelatihan ini memfokuskan pada transformasi fungsi pemantauan kredit dari metode konvensional yang bersifat reaktif menjadi proaktif dengan memanfaatkan Predictive Early Warning System (EWS). Peserta akan dibekali keterampilan untuk mengidentifikasi sinyal-sinyal halus (soft signals)—seperti perubahan pola transaksi, penurunan saldo rata-rata, hingga anomali data sektoral—yang terekam dalam ekosistem data bank namun sering kali luput dari pengamatan manual.

Dengan menguasai teknik analisis prediktif, tim manajemen risiko dan penyelamatan kredit dapat menentukan prioritas penanganan sebelum kualitas kredit memburuk secara permanen ke posisi NPL. Pelatihan selama dua hari ini menggabungkan kecanggihan data analitik dengan strategi Proactive Remedial, di mana peserta diajarkan cara melakukan intervensi dini melalui komunikasi yang tepat dan skema restrukturisasi yang sehat. Strategi ini menjadi solusi krusial bagi bank untuk menjaga kesehatan portofolio, menekan pembentukan biaya cadangan kerugian, serta memastikan keberlanjutan bisnis debitur di masa depan.

Tujuan

  • Akurasi Deteksi Dini: Mampu mengidentifikasi gejala penurunan kualitas kredit melalui indikator keuangan dan non-keuangan secara presisi.
  • Optimasi Biaya Cadangan (CKPN): Meminimalkan beban pencadangan dengan menjaga debitur tetap berada pada Kolektibilitas 1 (Lancar) atau 2 (DPK) melalui penanganan dini.
  • Implementasi Intervensi Proaktif: Menyusun rencana aksi (action plan) dan teknik negosiasi yang efektif sebelum masalah debitur menjadi kronis.
  • Pemanfaatan Data Analytics: Mengoptimalkan penggunaan data internal dan market intelligence sebagai dasar pengambilan keputusan dalam kebijakan remedial.

Materi

1. Re-Defining EWS in Digital Banking Era

  • The Evolution of Credit Monitoring: Mengapa metode tradisional tidak lagi cukup menghadapi volatilitas pasar 2026.
  • Anatomi Predictive EWS: Membedah indikator Forward-Looking (Data Transaksi, Perilaku Digital, dan Sektor Industri).
  • Identifying "Soft Signals": Teknik mendeteksi penurunan kinerja debitur melalui pola mutasi rekening dan ketergantungan supplier/buyer.
  • Risk Segmentation & Scrubbing: Teknik memilah portofolio berdasarkan tingkat urgensi dan potensi keberhasilan penyelamatan.
  • Integration with PSAK 71: Hubungan antara EWS dengan klasifikasi Staging dan pembentukan CKPN.

2. Execution of Proactive Remedial Strategy

  • The Proactive Remedial Framework: Langkah-langkah intervensi sebelum terjadi keterlambatan pembayaran (pre-default intervention).
  • Early Restructuring Schemes: Mendesain skema perbaikan kredit yang adaptif terhadap profil risiko baru debitur.
  • Communication & Negotiation for EWS: Teknik "Sentuhan Awal" (pendekatan persuasif) agar debitur kooperatif melakukan perbaikan tanpa merasa terancam.
  • Monitoring & Evaluation: Membangun dasbor EWS yang efektif untuk kebutuhan pelaporan manajemen dan regulator.
  • Case Study

Peserta

  • Manajemen Risiko Kredit
  • Credit Remedial
  • Recovery & Collection
  • Credit Portfolio Management
  • Credit Analyst/Underwriting
  • Manajemen Risiko
  • Corporate Banking

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Perlatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan