Risk-Based Approach dalam Implementasi Program APU PPT

Risk-Based Approach dalam Implementasi Program APU PPT

Risk-Based Approach dalam Implementasi Program APU PPT

12 - 13 August 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga integritas, stabilitas, dan reputasi industri perbankan. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas produk dan layanan keuangan, perkembangan teknologi digital, pertumbuhan transaksi lintas negara, serta munculnya berbagai modus kejahatan keuangan yang semakin canggih, lembaga perbankan dituntut untuk memiliki sistem APU PPT yang efektif, adaptif, dan berbasis risiko. Pendekatan tradisional yang mengandalkan pemeriksaan secara seragam terhadap seluruh nasabah dan transaksi tidak lagi memadai untuk menghadapi dinamika risiko yang berkembang. Oleh karena itu, regulator internasional maupun nasional mendorong penerapan Risk-Based Approach (RBA) sebagai pendekatan utama dalam pengelolaan risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme agar sumber daya, pengawasan, dan pengendalian dapat difokuskan pada area yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, prinsip, dan implementasi Risk-Based Approach dalam Program APU PPT di industri perbankan. Peserta akan mempelajari metodologi identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme, termasuk pengelolaan risiko berdasarkan profil nasabah, produk, layanan, saluran distribusi, dan wilayah geografis. Selain itu, pelatihan ini akan membahas bagaimana hasil penilaian risiko digunakan dalam penerapan Customer Due Diligence (CDD), Enhanced Due Diligence (EDD), pemantauan transaksi, pelaporan transaksi mencurigakan, serta penyusunan kebijakan dan prosedur APU PPT yang efektif. Dengan mengombinasikan pembelajaran konseptual, studi kasus, dan praktik terbaik industri, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan pendekatan berbasis risiko secara konsisten guna memperkuat efektivitas program APU PPT dan mendukung kepatuhan terhadap ketentuan regulator.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami prinsip dan kerangka Risk-Based Approach (RBA) dalam Program APU PPT. 
  • Mengidentifikasi faktor-faktor risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme pada aktivitas perbankan. 
  • Melakukan penilaian risiko APU PPT berdasarkan nasabah, produk, transaksi, saluran distribusi, dan wilayah geografis. 
  • Mengembangkan strategi mitigasi risiko yang sesuai dengan tingkat risiko yang teridentifikasi. 
  • Mengimplementasikan pendekatan berbasis risiko dalam proses CDD, EDD, dan monitoring transaksi. 
  • Meningkatkan efektivitas pengawasan dan kepatuhan APU PPT sesuai praktik terbaik dan ketentuan regulator.

Materi

Materi 1. Fundamental APU PPT dan Konsep Risk-Based Approach

Sub Materi:

  • Perkembangan kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme. 
  • Kerangka regulasi APU PPT nasional dan internasional. 
  • Rekomendasi dan standar internasional APU PPT. 
  • Konsep dan prinsip Risk-Based Approach. 
  • Manfaat dan tantangan penerapan RBA. 
  • Peran organisasi dalam implementasi RBA yang efektif. 

Materi 2. Identifikasi dan Penilaian Risiko APU PPT

Sub Materi:

  • Metodologi AML/CFT Risk Assessment. 
  • Risk factors berdasarkan profil nasabah. 
  • Risiko produk dan layanan perbankan. 
  • Risiko saluran distribusi dan teknologi digital. 
  • Risiko geografis dan transaksi lintas negara. 
  • Penyusunan matriks dan pemetaan risiko APU PPT. 

Materi 3. Penerapan Risk-Based Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD)

Sub Materi:

  • Konsep Customer Due Diligence berbasis risiko. 
  • Customer Identification dan Verification. 
  • Penetapan tingkat risiko nasabah. 
  • Enhanced Due Diligence untuk nasabah berisiko tinggi. 
  • Beneficial Ownership dan Ultimate Beneficial Owner (UBO). 
  • Ongoing Due Diligence dan review profil nasabah. 

Materi 4. Monitoring Transaksi dan Deteksi Aktivitas Mencurigakan

Sub Materi:

  • Transaction monitoring berbasis risiko. 
  • Penyusunan skenario dan indikator red flags. 
  • Deteksi transaksi tidak wajar dan aktivitas mencurigakan. 
  • Pemanfaatan data analytics dalam monitoring transaksi. 
  • Investigasi internal terhadap alert dan exception. 
  • Pelaporan transaksi mencurigakan dan dokumentasi pendukung. 

Materi 5. Pengendalian Risiko dan Tata Kelola Program APU PPT

Sub Materi:

  • Penyusunan kebijakan dan prosedur berbasis risiko. 
  • Peran Direksi, Komisaris, dan fungsi kepatuhan. 
  • Three Lines Model dalam pengelolaan risiko APU PPT. 
  • Pengawasan, pengujian, dan evaluasi efektivitas program. 
  • Pelatihan dan peningkatan awareness pegawai. 
  • Pengelolaan temuan audit dan pemeriksaan regulator. 

Materi 6. Studi Kasus dan Penyusunan Framework RBA APU PPT

Sub Materi:

  • Analisis studi kasus pencucian uang dan pendanaan terorisme. 
  • Evaluasi efektivitas kontrol berbasis risiko. 
  • Penyusunan AML/CFT Risk Assessment Framework. 
  • Pengembangan Key Risk Indicators (KRI). 
  • Penyusunan action plan peningkatan program APU PPT. 
  • Workshop implementasi Risk-Based Approach di lingkungan perbankan. 

Peserta

  • Kepatuhan (Compliance)
  • Anti Money Laundering (AML)/APU PPT
  • Manajemen Risiko
  • Audit Internal
  • Legal
  • Operasional
  • Tata Kelola Perusahaan (GCG)

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan