Dalam lingkungan bisnis yang semakin dinamis, bank dituntut tidak hanya mampu mengelola risiko secara efektif, tetapi juga memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis berjalan sesuai dengan tingkat risiko yang dapat diterima organisasi. Risk Appetite Framework (RAF) menjadi instrumen strategis yang membantu manajemen dan dewan komisaris dalam menetapkan batas toleransi risiko yang selaras dengan strategi bisnis, target pertumbuhan, dan ketahanan jangka panjang bank.
Pelatihan ini membahas penerapan Risk Appetite Framework secara komprehensif serta strategi membangun budaya risiko (risk culture) yang kuat di seluruh lini organisasi. Peserta akan mempelajari bagaimana mengintegrasikan RAF ke dalam proses pengambilan keputusan, pengukuran kinerja, tata kelola risiko, serta menciptakan budaya sadar risiko guna mendukung pertumbuhan bank yang berkelanjutan.
Sesi 1: Fundamental Risk Appetite Framework
Sesi 2: Penyusunan Risk Appetite Statement
Sesi 3: Risk Appetite Metrics
Sesi 4: Integrasi RAF dalam Bisnis
Sesi 5: Risk Culture Framework
Sesi 6: Building Strong Risk Culture
Sesi 7: Measuring Risk Culture Effectiveness
Sesi 8: Workshop dan Studi Kasus