Managing Risk Exposure through Stress Testing and Scenario Analysis

Managing Risk Exposure through Stress Testing and Scenario Analysis

Managing Risk Exposure through Stress Testing and Scenario Analysis

23-24 Juni 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Deskripsi

Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, perubahan kondisi pasar, perkembangan teknologi, serta meningkatnya kompleksitas risiko perbankan, bank dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi dan mengukur potensi dampak berbagai skenario risiko terhadap kondisi keuangan dan operasionalnya. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam praktik manajemen risiko modern adalah Stress Testing dan Scenario Analysis, yang memungkinkan bank mengevaluasi ketahanan bisnis, kecukupan modal, likuiditas, serta kemampuan menghadapi kondisi ekstrem namun masih mungkin terjadi.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai metode pengelolaan eksposur risiko melalui penerapan Stress Testing dan Scenario Analysis dalam industri perbankan. Peserta akan mempelajari proses perancangan skenario risiko, teknik pengukuran dampak terhadap berbagai jenis risiko, interpretasi hasil pengujian, serta pemanfaatannya dalam pengambilan keputusan strategis, penetapan risk appetite, perencanaan modal, dan penguatan ketahanan organisasi. Pelatihan juga dilengkapi dengan studi kasus dan latihan praktis untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan stress testing secara efektif di lingkungan kerja.

Tujuan

  • Memahami konsep dan peran Stress Testing serta Scenario Analysis dalam manajemen risiko perbankan.
  • Mengidentifikasi berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kinerja dan ketahanan bank.
  • Menyusun skenario risiko yang relevan berdasarkan kondisi internal dan eksternal.
  • Melakukan analisis dampak risiko terhadap modal, likuiditas, profitabilitas, dan kualitas aset.
  • Menginterpretasikan hasil stress testing sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis risiko.
  • Mendukung penguatan risk governance, risk appetite framework, dan perencanaan bisnis yang berkelanjutan.

Materi

Sesi 1: Fundamental Risk Exposure Management

1. Konsep eksposur risiko dalam industri perbankan 

2. Hubungan antara risk exposure, risk appetite, dan risk tolerance 

3. Peran stress testing dalam kerangka manajemen risiko 

4. Regulasi dan best practice stress testing perbankan 

Sesi 2: Stress Testing Framework dalam Industri Perbankan

1. Prinsip dan tujuan stress testing 

2. Jenis-jenis stress testing 

  • Sensitivity Testing
  • Scenario Analysis 
  • Reverse Stress Testing 
  • Governance dan tanggung jawab pelaksanaan stress testing 

Sesi 3: Identifikasi Faktor Risiko dan Penyusunan Skenario

1. Identifikasi faktor risiko utama 

2. Risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, dan risiko strategis 

3. Penyusunan skenario makroekonomi 

4. Penyusunan skenario adverse dan severe stress scenario 

Sesi 4: Metodologi Stress Testing

1. Pendekatan kuantitatif dan kualitatif 

2. Data dan asumsi yang digunakan 

3. Teknik pengukuran dampak risiko 

4. Validasi model dan asumsi 

Sesi 5: Scenario Analysis untuk Pengelolaan Risiko Terintegrasi

1. Forward-looking risk assessment 

2. Multi-risk scenario analysis 

3. Emerging risk assessment 

4. Analisis keterkaitan antar risiko 

Sesi 6: Dampak Stress Testing terhadap Kinerja Bank

1. Analisis dampak terhadap: 

  • Kualitas aset 
  • NPL dan kolektibilitas 
  • Permodalan 
  • Likuiditas 
  • Profitabilitas 

2. Early warning indicator dan trigger monitoring

Sesi 7: Pemanfaatan Hasil Stress Testing dalam Pengambilan Keputusan

1. Stress testing untuk perencanaan bisnis 

2. Risk appetite review 

3. Capital planning dan liquidity planning 

4. Penyusunan mitigasi risiko berdasarkan hasil pengujian 

Sesi 8: Workshop dan Studi Kasus

Peserta

  • Manajemen Risiko
  • Enterprise Risk Management (ERM)
  • Manajemen Risiko Kredit
  • Treasury
  • Asset Liability Management (ALM)
  • Perencanaan Korporasi (Corporate Planning)
  • Audit Internal

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan