Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, perubahan kondisi pasar, perkembangan teknologi, serta meningkatnya kompleksitas risiko perbankan, bank dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi dan mengukur potensi dampak berbagai skenario risiko terhadap kondisi keuangan dan operasionalnya. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam praktik manajemen risiko modern adalah Stress Testing dan Scenario Analysis, yang memungkinkan bank mengevaluasi ketahanan bisnis, kecukupan modal, likuiditas, serta kemampuan menghadapi kondisi ekstrem namun masih mungkin terjadi.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai metode pengelolaan eksposur risiko melalui penerapan Stress Testing dan Scenario Analysis dalam industri perbankan. Peserta akan mempelajari proses perancangan skenario risiko, teknik pengukuran dampak terhadap berbagai jenis risiko, interpretasi hasil pengujian, serta pemanfaatannya dalam pengambilan keputusan strategis, penetapan risk appetite, perencanaan modal, dan penguatan ketahanan organisasi. Pelatihan juga dilengkapi dengan studi kasus dan latihan praktis untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan stress testing secara efektif di lingkungan kerja.
Sesi 1: Fundamental Risk Exposure Management
1. Konsep eksposur risiko dalam industri perbankan
2. Hubungan antara risk exposure, risk appetite, dan risk tolerance
3. Peran stress testing dalam kerangka manajemen risiko
4. Regulasi dan best practice stress testing perbankan
Sesi 2: Stress Testing Framework dalam Industri Perbankan
1. Prinsip dan tujuan stress testing
2. Jenis-jenis stress testing
Sesi 3: Identifikasi Faktor Risiko dan Penyusunan Skenario
1. Identifikasi faktor risiko utama
2. Risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, dan risiko strategis
3. Penyusunan skenario makroekonomi
4. Penyusunan skenario adverse dan severe stress scenario
Sesi 4: Metodologi Stress Testing
1. Pendekatan kuantitatif dan kualitatif
2. Data dan asumsi yang digunakan
3. Teknik pengukuran dampak risiko
4. Validasi model dan asumsi
Sesi 5: Scenario Analysis untuk Pengelolaan Risiko Terintegrasi
1. Forward-looking risk assessment
2. Multi-risk scenario analysis
3. Emerging risk assessment
4. Analisis keterkaitan antar risiko
Sesi 6: Dampak Stress Testing terhadap Kinerja Bank
1. Analisis dampak terhadap:
2. Early warning indicator dan trigger monitoring
Sesi 7: Pemanfaatan Hasil Stress Testing dalam Pengambilan Keputusan
1. Stress testing untuk perencanaan bisnis
2. Risk appetite review
3. Capital planning dan liquidity planning
4. Penyusunan mitigasi risiko berdasarkan hasil pengujian
Sesi 8: Workshop dan Studi Kasus