Ketahanan operasional menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan layanan perbankan di tengah berbagai potensi gangguan, baik yang berasal dari faktor internal maupun eksternal. Gangguan operasional, bencana alam, gangguan teknologi, hingga kondisi krisis dapat memengaruhi kemampuan bank dalam menjalankan aktivitas bisnis dan memberikan layanan kepada nasabah. Oleh karena itu, setiap fungsi pendukung perlu memahami perannya dalam menjaga keberlangsungan operasional organisasi. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai Business Continuity Management (BCM) sebagai kerangka kerja yang sistematis dalam mengidentifikasi risiko, menyusun rencana keberlangsungan bisnis, serta memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Peserta akan mempelajari tahapan penyusunan BCM, business impact analysis, strategi pemulihan operasional, serta mekanisme pengujian dan evaluasi rencana keberlangsungan bisnis.
• Memahami prinsip dan kerangka Business Continuity Management.
• Mengidentifikasi risiko yang dapat mengganggu operasional organisasi.
• Menyusun Business Continuity Plan (BCP) yang efektif.
• Melaksanakan Business Impact Analysis (BIA).
• Mendukung kesiapan organisasi dalam menghadapi kondisi darurat dan krisis.
Sesi 1: Fundamental Business Continuity Management
Sesi 2: Risk Assessment dan Business Impact Analysis
Sesi 3: Penyusunan Business Continuity Plan
Sesi 4: Crisis Management dan Emergency Response
Sesi 5: Operational Recovery Strategy
Sesi 6: Testing dan Exercising BCM
Sesi 7: Governance dan Continous Improvement BCM
Sesi 8: Studi Kasus