Pengembangan SDM hanya dapat terjadi bila lingkungan atau organisasinya merupakan happiness setting organization. Setiap SDM dapat mengembangkan bakat dan minatnya untuk mendalami bidang ilmu atau keterampilan tertentu pada kondisi lingkungan yang kondusif dan menyenangkan. Lingkungan atau organisasi harus memberikan fasilitas, kesempatan, tantangan dan imbalan yang cukup untuk setiap SDM. Ketika SDM sudah memasuki dunia kerja maka imbalan tidak hanya bersifat non-finansial seperti; pujian, kesempatan dan lainnya, tetapi juga imbalan finansial agar dapat memenuhi membiayai kebutuhan dan aspirasi kehidupannya.
Strategi pengembangan SDM merupakan perencanan mengenai cara bagaimana kualitas dari sumber daya manusia yang dimiliki mampu berkembang ke arah yang lebih baik, meningkat kemampuan kerja, skill dan memiliki loyalitas yang baik terhadap organisasi atau perusahaan. Pengembangan SDM dibutuhkan untuk kelangsungan sebuah organisasi atau Perusahaan berkembang secara lebih dinamis.