Situasi lingkungan eksternal dan internal Perbankan di Indonesia saat ini mengalami perkembangan pesat yang diikuti oleh semakin kompleksnya risiko bagi kegiatan usaha Perbankan. Tentunya risiko bagi kegiatan usaha perbankan akan meningkatkan kebutuhan praktek tata kelola yang baik (good governance) serta fungsi identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko bank. Maka pihak Otoritas jasa Keuangan melalui Peraturannya dhi POJK Nomor 18 /POJK.03/2016 bank diwajibkan untuk menerapkan Manajemen Risiko sebagai langkah meminimalisir risiko yang terkait dengan kegiatan usaha bank. Mengingat petingnya penerapan Manajemen Risiko di Perbankan, pihak Regulator mengeluarkan Peraturan Otoritas jasa Keuangan Repulik Indonesia Nomor 28 /SEOJK.03/2022 perihal Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pengembangan di bidang SDM . Manajemen Risiko adalah serangkaian metodologi atau suatu pendekatan terstruktur dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman, suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk Penilaian Risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi resiko dengan menggunakan pemberdayaan/ pengelolaan sumber daya. Salah satu aspek yang sangat penting menjadi perhatian Bank yaitu bagaimana Bank dapat mengelola risiko seiring dengan tren perkembangan bisnis dan teknologi informasi di industri perbankan. Karena itu, peningkatan kompetensi SDM di bidang manajemen risiko Bank sangat diperlukan agar penerapan manajemen risiko dilakukan secara komprehensif sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan manajemen risiko. Oleh karena itu, kami siap memfasilitasi dalam mengembangan kompetensi dibidang Manajemen Risiko bagi Sumber Daya Manusia di Perusahaan.
Dengan Mengikuti Pelatihan ini, Peserta diharapkan mampu memahami : Pentingnya penerapan Manajemen Risiko dan Budaya Risiko di perusahaan Kerugian bank atau potensi kerugian yang dialami oleh seluruh unit kerja Bank dapat dikelola secara optimal sehingga dan dapat memberikan kemudahan bagi Divisi Manajemen Risiko dalam melakukan identifikasi, pengukuran, dan monitoring risiko. Membangun risk awareness kepada seluruh pegawai Bank. Meningkatkan reputasi Bank yang dapat mengimplementasikan manajemen risiko secara efektif. Peserta paham arti penting pengelolaan risiko bank bagi berkelangsungan usaha bank; Peserta paham pokok-pokok pembahasan Peraturan- terkait Manajemen Risiko Peserta paham tentang Undang-undang Perbankan yang terkait dengan Pelaksanaan Operasional; Peserta memiliki wawasan tentang Pokok-pokok Anti Money Laundering berikut Undang-undang serta ketentuan yang berlaku di Indonesia; Peserta paham tentang Program Know Your Customer serta implikasinya dalam Sisdur Operasional Bank
Overview Manajemen Risiko Regulasi Perbankan Jenis-jenis Risiko Evolusi Manajemen Risiko Perkembangan Pengawasan Perbankan Berbasis Risiko Penilaian Risiko – Tingkat Kesehatan Bank Budaya Risiko Updating Program APU PPT PPSM & Know Your Customer Risiko Operasional Penyebab Risiko Operasional Perangkat Manajemen Risiko Operasional Beban Risiko Operasional (BRO) & Loss Event Data (LED) Tipe Kejadian Risiko (7 Loss Event Types) Self Assessment & Pemetaan Risiko (Risk Map) Risiko Kredit Definisi Credit Risk Identifikasi Risiko Kredit Jenis-Jenis Risiko Kredit Faktor-faktor Risiko Kredit Credit Risk Principles Mengelola Risiko Kredit Metodologi Risiko Kredit Menghitung Risiko Kredit Stresstesting Risko Pasar Risiko Hukum, Risiko Reputasi dan Risiko Strategic
Pre-test Presentation Discussion Case study Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Certificate Souvenir 2x Coffee Break, 1x Lunch PRICE (Running dengan kuota minimal 3 peserta)