Fungsi treasury pada industri perbankan memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga stabilitas likuiditas, pengelolaan aset dan liabilitas, transaksi pasar uang, pengelolaan investasi, serta pengendalian risiko pasar dan risiko operasional. Pada tahun 2026, kompleksitas aktivitas treasury diperkirakan akan semakin meningkat seiring tingginya volatilitas pasar keuangan, percepatan digitalisasi treasury operations, penggunaan teknologi real-time transaction processing, serta meningkatnya ekspektasi regulator terhadap governance, compliance, dan operational resilience. Dalam kondisi tersebut, kelemahan Standard Operating Procedure (SOP), kurangnya pengendalian internal, lemahnya segregation of duties, serta ketidaksesuaian governance treasury dapat meningkatkan risiko kesalahan transaksi, fraud, operational loss, pelanggaran limit, hingga risiko reputasi bagi bank. Oleh karena itu, penguatan SOP dan governance treasury operations menjadi kebutuhan utama untuk memastikan seluruh aktivitas treasury berjalan efektif, terkontrol, aman, dan sesuai prinsip prudential banking.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai penguatan SOP dan governance treasury operations pada industri perbankan tahun 2026. Peserta akan mempelajari framework governance treasury, penyusunan dan evaluasi SOP treasury, penguatan internal control, segregation of duties, treasury operational risk management, hingga pengawasan transaksi treasury berbasis compliance dan risk management. Selain itu, pelatihan ini juga membahas penerapan three lines model, penggunaan treasury technology dan digital monitoring system, audit treasury operations, serta strategi penguatan operational resilience dan fraud prevention pada fungsi treasury. Dengan pendekatan studi kasus, simulasi proses treasury operation, dan pembahasan best practice industri perbankan global, peserta diharapkan mampu meningkatkan efektivitas governance treasury, memperkuat pengendalian operasional, serta mendukung terciptanya treasury operations yang lebih akuntabel, efisien, dan resilient.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami peran governance dan SOP dalam treasury operations.
- Memahami risiko operasional dan risiko kepatuhan pada aktivitas treasury.
- Menyusun dan mengevaluasi SOP treasury sesuai best practice industri perbankan.
- Memahami penguatan internal control dan segregation of duties pada treasury.
- Mengembangkan governance framework treasury operations.
- Memahami audit, compliance, dan monitoring treasury transaction.
- Mengelola operational resilience dan fraud prevention pada treasury operations.
- Memanfaatkan treasury technology untuk mendukung pengawasan operasional treasury.
Hari Pertama
1. Outlook Treasury Operations dan Governance Challenge Tahun 2026
Sub Materi:
- Perkembangan treasury operations pada industri perbankan
- Volatilitas pasar dan dampaknya terhadap treasury process
- Transformasi digital treasury operations
- Risiko operasional dan fraud treasury
- Ekspektasi regulator terhadap treasury governance
- Pentingnya SOP dan operational control treasury
2. Fundamental Treasury Governance Framework
Sub Materi:
- Konsep governance treasury operations
- Struktur organisasi treasury front, middle, dan back office
- Three lines model dalam treasury governance
- Risk appetite dan limit management treasury
- Treasury policy dan governance framework
- Peran ALCO dan manajemen risiko treasury
3. Penyusunan dan Evaluasi SOP Treasury Operations
Sub Materi:
- Prinsip penyusunan SOP treasury
- SOP transaksi pasar uang dan transaksi treasury
- SOP settlement dan confirmation process
- SOP limit monitoring dan escalation process
- Review dan update SOP treasury secara berkala
- Dokumentasi dan standardisasi proses treasury
4. Internal Control dan Segregation of Duties
Sub Materi:
- Penguatan internal control treasury
- Segregation of duties front, middle, dan back office
- Dual control dan maker-checker mechanism
- Control terhadap transaksi treasury dan settlement
- Reconciliation dan exception monitoring
- Pengelolaan unauthorized transaction risk
Hari Kedua
5. Treasury Operational Risk dan Fraud Prevention
Sub Materi:
- Risiko operasional pada treasury operations
- Fraud risk dan unauthorized dealing
- Human error dan process failure management
- Treasury incident management
- Fraud detection dan escalation process
- Operational resilience dan crisis preparedness
6. Compliance, Audit, dan Regulatory Monitoring
Sub Materi:
- Kepatuhan treasury terhadap regulasi perbankan
- Treasury compliance monitoring
- Audit treasury operations dan audit trail
- Monitoring limit dan exposure treasury
- Regulatory reporting dan documentation control
- Evaluasi efektivitas governance treasury
7. Treasury Technology dan Digital Monitoring System
Sub Materi:
- Treasury Management System (TMS)
- Real-time treasury monitoring dashboard
- Automation treasury process dan workflow control
- Data analytics untuk treasury monitoring
- Cyber security pada treasury operations
- Operational resilience pada digital treasury environment
8. Studi Kasus dan Simulasi Treasury Governance
Sub Materi:
- Studi kasus kelemahan governance treasury
- Simulasi proses treasury operations dan control
- Analisis fraud dan operational incident treasury
- Evaluasi efektivitas SOP dan internal control
- Penyusunan action plan penguatan governance treasury
- Best practice treasury governance industri perbankan global