Ketidakpastian ekonomi global, volatilitas pasar keuangan, tekanan likuiditas, krisis geopolitik, perubahan suku bunga yang agresif, serta risiko cyber dan gangguan operasional menjadi tantangan utama bagi fungsi treasury industri perbankan pada tahun 2026. Kondisi tersebut dapat memicu tekanan serius terhadap likuiditas bank, stabilitas pendanaan, volatilitas nilai tukar, penurunan nilai portofolio treasury, hingga gangguan terhadap aktivitas transaksi pasar uang dan pasar modal. Dalam situasi krisis, fungsi treasury memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan likuiditas, mengelola funding pressure, memastikan stabilitas cash flow, serta mendukung ketahanan operasional bank secara keseluruhan. Oleh karena itu, industri perbankan dituntut untuk memiliki kemampuan melakukan crisis simulation dan contingency planning secara terintegrasi agar mampu merespons berbagai skenario tekanan pasar secara cepat, terukur, dan efektif.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi Integrated Treasury Crisis Simulation dan Contingency Planning pada industri perbankan tahun 2026. Peserta akan mempelajari teknik identifikasi risiko treasury saat krisis, penyusunan skenario krisis likuiditas dan market shock, pelaksanaan stress testing treasury, hingga penyusunan contingency funding plan dan crisis response framework. Selain itu, pelatihan ini juga membahas integrasi treasury crisis management dengan ALMA, risk management, business continuity management (BCM), operational resilience, serta governance dan komunikasi krisis kepada regulator maupun stakeholder. Dengan pendekatan studi kasus krisis keuangan global, simulasi treasury crisis secara interaktif, dan pembahasan best practice industri perbankan internasional, peserta diharapkan mampu meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi tekanan pasar dan krisis likuiditas secara efektif serta memperkuat ketahanan bisnis dan stabilitas keuangan bank.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami perkembangan risiko treasury dan potensi krisis pasar tahun 2026.
- Memahami konsep treasury crisis management dan contingency planning.
- Mengidentifikasi risiko likuiditas, pasar, dan operasional saat kondisi krisis.
- Menyusun scenario analysis dan stress testing treasury crisis.
- Mengembangkan contingency funding plan dan liquidity recovery strategy.
- Memahami governance dan crisis communication dalam treasury crisis management.
- Mengintegrasikan treasury crisis simulation dengan BCM dan operational resilience.
- Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan treasury dalam kondisi tekanan pasar.
Hari Pertama
1. Outlook Risiko Treasury dan Potensi Krisis Tahun 2026
Sub Materi:
- Kondisi ekonomi global dan pasar keuangan tahun 2026
- Risiko geopolitik dan market volatility
- Tekanan likuiditas dan funding disruption
- Risiko perubahan suku bunga dan nilai tukar
- Risiko cyber dan gangguan operasional treasury
- Ekspektasi regulator terhadap resilience treasury bank
2. Fundamental Treasury Crisis Management
Sub Materi:
- Konsep treasury crisis management
- Jenis-jenis krisis pada fungsi treasury
- Treasury liquidity crisis dan market crisis
- Early warning indicators treasury risk
- Integrasi treasury risk dengan enterprise risk management
- Peran treasury dalam menjaga stabilitas bank saat krisis
3. Scenario Analysis dan Treasury Stress Testing
Sub Materi:
- Konsep scenario analysis dan stress testing treasury
- Penyusunan skenario market shock dan liquidity crisis
- Simulasi penarikan dana besar-besaran
- Analisis dampak kenaikan suku bunga ekstrem
- Reverse stress testing treasury
- Evaluasi dampak terhadap profitabilitas dan modal bank
4. Liquidity Crisis Management dan Contingency Funding Plan
Sub Materi:
- Strategi pengelolaan likuiditas saat krisis
- Penyusunan Contingency Funding Plan (CFP)
- Alternatif sumber pendanaan darurat
- Liquidity buffer management
- Funding diversification strategy
- Escalation process dan crisis activation mechanism
Hari Kedua
5. Treasury Governance dan Crisis Decision Making
Sub Materi:
- Governance framework treasury crisis management
- Treasury risk appetite saat kondisi krisis
- Peran ALCO dan crisis management team
- Strategic decision making saat market disruption
- Internal coordination dan escalation framework
- Pelaporan treasury crisis kepada regulator dan manajemen
6. Integrasi Treasury Crisis Management dengan BCM dan Operational Resilience
Sub Materi:
- Business Continuity Management (BCM) untuk treasury
- Operational resilience pada treasury operations
- Disaster recovery dan backup treasury operation
- Crisis communication management
- Cyber incident response pada treasury system
- Simulasi koordinasi lintas fungsi saat krisis
7. Treasury Technology dan Real Time Crisis Monitoring
Sub Materi:
- Treasury Management System (TMS) untuk crisis monitoring
- Real-time liquidity dashboard dan analytics
- Early warning system berbasis data analytics
- AI dan predictive analysis untuk treasury risk
- Monitoring market exposure dan counterparty risk
- Cyber security pada infrastruktur treasury digital
8. Studi Kasus dan Simulasi Treasury Crisis
Sub Materi:
- Studi kasus krisis likuiditas perbankan global
- Simulasi treasury crisis management
- Analisis dampak market shock terhadap treasury portfolio
- Evaluasi efektivitas contingency funding plan
- Penyusunan action plan treasury resilience
- Best practice treasury crisis management industri perbankan