Training Evaluasi Kirkpatrick dapat membantu Anda menganalisis secara obyektif keefektifan dan dampak training Anda. Model ini ditemukan oleh Donald Kirkpatrick pada tahun 1959 dan kemudian diperbaharui pada tahun 1975 dan 1994. Evaluasi ini terdiri dari empat level yang membantu untuk mengukur hasil pelatihan, serta Return On Training Investment (ROTI) yang membandingkan manfaat finansial yang diterima dengan biaya pelatihan.
Deskripsi
Tujuan
- Peserta dapat menerangkan cara mengukur tingkat pengembalian investasi pelatihan menggunakan ROTI.
- Peserta memahami kontribusi pelatihan terhadap perusahaan.
- Peserta dapat menentukan tipe pelatihan yang dibutuhkan perusahaan.
- Peserta dapat merancang pelatihan sesuai anggaran HR perusahaan.
- Peserta dapat menjelaskan cara pertanggungjawaban anggaran biaya pelatihan.
- Membekali peserta dengan pengetahuan tentang konsep Kompetensi dan Training Cycle.
- Membekali peserta dengan kompetensi untuk melakukan evaluasi training dari level 1 (Reaction) sampai dengan level 5 (ROTI).
Materi
- Pengantar Evaluasi Training.
- Memahami Konsep dan Kerangka Efektivitas Pelatihan.
- Ruang Lingkup Return On Training Investment (ROTI).
- Komponen biaya investasi pelatihan yang perlu dipertimbangkan dalam mengukur training dengan teknik ROTI.
- Pengenalan Model Kirkpatrick:
- Level 1: Reaction (Pengertian, Persiapan, Cara Pengukuran).
- Level 2: Learning (Pengertian, Persiapan, Cara Pengukuran).
- Level 3: Behavior (Pengertian, Persiapan, Cara Pengukuran).
- Level 4: Result (Pengertian, Persiapan, Cara Pengukuran).
- Pengantar ROTI (Return On Training Investment) + Tanya Jawab.
- Output dari Return On Training Investment.
- Prinsip Implementasi ROTI.
- Kerangka Kerja ROTI.
- Tahapan ROTI.
- ROTI Preparation:
- Mengidentifikasi Tujuan Pelatihan.
- Menyusun Rencana Evaluasi, Menentukan Jenis dan Pengumpulan Data.
- ROTI Implementation:
- Pengumpulan Data Selama Pelatihan.
- Pengumpulan Data Setelah Pelatihan.
- Pengumpulan Data Sesuai dengan Level Evaluasi Pelatihan.
- ROTI Calculation:
- Mengisolasi Dampak Non Pelatihan (Metode dan Tahapan).
- Mengkonversi Data Pelatihan menjadi Nilai Bisnis.
- Menghitung Dampak Pelatihan.
- ROTI Conclusion: Penyimpulan dan Pelaporan Dampak Pelatihan.
- ROTI Best Practices: Implementasi ROTI Kontemporer.
- Hambatan-hambatan dalam Evaluasi Training.
- Langkah-langkah Memperbaiki Suatu Program Training.
- Studycase dan Diskusi.
Metode
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case Study
- Post-test
Fasilitas Training
- Training Amenities
- Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen, dll)
- Certificate
- Souvenir
- 2x Coffee Break, 1x Lunch
Running minimal dengan 3 peserta yang mendaftar.
Bagikan Post:
- Analisis ROTI dalam Pelatihan, Dampak Training terhadap Kinerja, Evaluasi Efektivitas Training, Evaluasi Hasil Training dan ROTI, Evaluasi Program Pelatihan yang Efektif., Evaluasi Training dan ROTI (Return On Training Investment), Indikator Keberhasilan Pelatihan, Manfaat Evaluasi Training bagi Perusahaan, Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan, Pengukuran Keberhasilan Program Training, Pengukuran Return On Training Investment, Return on Investment dalam Training, Strategi Evaluasi Pelatihan



