Corporate Secretary (Corsec) memegang peranan penting dalam menjaga integritas dan reputasi perusahaan melalui penerapan prinsip-prinsip etika yang kuat serta pengelolaan komunikasi yang efektif. Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan transparan, Corsec harus mampu menjadi penjaga tata kelola yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu mengedepankan nilai-nilai etika dalam setiap aktivitas dan interaksi dengan pemangku kepentingan. Pelatihan ini dirancang untuk membekali para Corporate Secretary dengan pemahaman mendalam mengenai etika profesional yang harus dijunjung tinggi, serta keterampilan komunikasi korporat yang strategis sebagai alat utama dalam membangun kepercayaan dan kredibilitas perusahaan di mata publik, regulator, dan investor.
Selain itu, pelatihan ini juga menyoroti pentingnya kesiapan Corsec dalam menghadapi situasi krisis yang dapat mengancam reputasi dan keberlangsungan bisnis. Peserta akan diajak untuk mempelajari berbagai teknik manajemen krisis, mulai dari identifikasi potensi risiko, strategi komunikasi saat krisis, hingga pemulihan pasca-krisis. Melalui simulasi, studi kasus, dan diskusi interaktif, pelatihan ini bertujuan membangun kemampuan Corporate Secretary dalam merespon situasi sulit secara cepat, tepat, dan profesional, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai penghubung strategis yang memastikan komunikasi yang transparan dan akuntabel kepada seluruh pemangku kepentingan.
Tujuan
- Memahami prinsip-prinsip etika profesional yang harus diterapkan dalam fungsi Corporate Secretary.
- Mengembangkan kemampuan komunikasi korporat yang efektif untuk membangun reputasi dan kepercayaan perusahaan.
- Mengenali potensi risiko dan krisis yang dapat mempengaruhi citra perusahaan serta merancang strategi mitigasi yang tepat.
- Mengelola komunikasi internal dan eksternal saat menghadapi krisis dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
- Meningkatkan kapasitas dalam koordinasi lintas fungsi untuk penanganan krisis secara terpadu.
- Menerapkan praktik terbaik dalam pencegahan krisis serta pemulihan reputasi perusahaan pasca-krisis.
Materi Pokok
- Hari 1 – Etika Profesional dan Komunikasi Korporat
- Prinsip Etika dalam Fungsi Corporate Secretary
- Pengertian dan pentingnya etika profesional
- Kode etik Corporate Secretary dan standar perilaku
- Menangani konflik kepentingan dan menjaga integritas
- Komunikasi Korporat: Teori dan Praktik
- Prinsip komunikasi efektif dalam organisasi
- Teknik komunikasi dengan pemangku kepentingan: pemegang saham, regulator, media
- Pengelolaan pesan dan narasi perusahaan
- Peran Corporate Secretary dalam Membangun Reputasi dan Kepercayaan
- Strategi penguatan citra dan brand perusahaan
- Manajemen hubungan media dan publik
- Komunikasi digital dan media sosial
- Etika dan Komunikasi dalam Tata Kelola Perusahaan
- Hubungan etika dengan Good Corporate Governance (GCG)
- Transparansi dan keterbukaan informasi
- Studi kasus: pelanggaran etika dan dampaknya
- Prinsip Etika dalam Fungsi Corporate Secretary
- Hari 2 – Manajemen Krisis dan Komunikasi Darurat
- Pengantar Manajemen Krisis
- Definisi dan jenis-jenis krisis korporat
- Siklus manajemen krisis: pra-krisis, krisis, pasca-krisis
- Peran Corporate Secretary dalam tim manajemen krisis
- Strategi Komunikasi Krisis yang Efektif
- Prinsip komunikasi saat krisis: kecepatan, kejelasan, dan konsistensi
- Teknik penyampaian pesan kepada publik dan media
- Mengelola rumor, hoaks, dan informasi negatif
- Simulasi dan Studi Kasus Manajemen Krisis
- Analisis kasus krisis nyata di industri perbankan dan korporasi
- Latihan simulasi penanganan komunikasi krisis
- Evaluasi respon dan pembelajaran dari simulasi
- Pemulihan dan Pencegahan Krisis
- Strategi pemulihan reputasi setelah krisis
- Membuat rencana kontinjensi dan mitigasi risiko
- Peran berkelanjutan Corporate Secretary dalam pencegahan krisis
- Pengantar Manajemen Krisis



