Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang implementasi, pengelolaan, dan pengawasan e-procurement di industri perbankan. Peserta akan mempelajari bagaimana digitalisasi proses pengadaan meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi perbankan dan pengadaan barang/jasa. Pelatihan juga membahas best practices, manajemen vendor, keamanan data, audit pengadaan, dan tata kelola yang sesuai dengan prinsip GCG (Good Corporate Governance). Pelatihan ini penting bagi divisi umum, pengadaan, logistik, legal, kepatuhan, serta auditor internal bank agar mampu mengelola proses pengadaan secara modern, minim risiko, serta selaras dengan strategi transformasi digital perbankan.
MATERI POKOK
-
Pendahuluan E-Procurement di Perbankan
- Konsep dasar e-procurement dan ruang lingkupnya
- Peran strategis pengadaan dalam industri perbankan
- Tantangan pengadaan konvensional dan kebutuhan digitalisasi
- Regulasi terkait pengadaan dan digitalisasi di sektor keuangan
- Peran divisi umum dan pengadaan dalam mendukung operasional bank
-
Kerangka Regulasi & Kepatuhan Pengadaan Perbankan
- Prinsip GCG dalam pengadaan barang/jasa bank
- Kepatuhan terhadap POJK, SE OJK, dan pedoman internal bank
- Risiko hukum dalam pengadaan dan mitigasinya
- Conflict of interest, vendor selection ethics, dan anti-gratifikasi
- Pengendalian internal dan SOP pengadaan berbasis risiko
-
Proses Pengadaan Barang/Jasa Perbankan
- Siklus pengadaan: perencanaan → permintaan → pemilihan → negosiasi → kontrak → monitoring
- Jenis pengadaan di perbankan (IT, jasa keamanan, ATM, logistik, properti, fasilitas kantor, dll.)
- Metode pemilihan penyedia (tender, beauty contest, RFP, direct purchase, repeat order)
- Standarisasi dokumen pengadaan (TOR, RKS, kontrak, evaluasi vendor)
-
Digitalisasi Proses Pengadaan (E-Procurement)
- Arsitektur umum aplikasi e-procurement
- Fitur utama: e-catalog, e-tendering, e-contract, e-auction, vendor management system
- Alur permintaan (PR), persetujuan, hingga PO digital
- Keterhubungan dengan sistem ERP dan core banking
- Integrasi dengan e-budgeting & e-inventory
-
Vendor Management & Penilaian Kinerja Penyedia
- Prosedur registrasi, verifikasi, dan onboarding vendor
- Kriteria evaluasi vendor: teknis, finansial, kualitas, SLA
- Sistem penilaian vendor berbasis digital
- Strategi menjaga hubungan profesional tanpa melanggar etika
- Monitoring risiko vendor (vendor risk management)
-
Manajemen Risiko Pengadaan Digital
- Fraud, manipulasi harga, kolusi vendor, dan mitigasinya
- Risiko kelalaian dokumentasi & approval process
- Risiko sistem: downtime, keamanan data, integritas dokumen
- Pengendalian berbasis three-lines-of-defense
- Penanganan audit trail digital
-
Keamanan Informasi & Teknologi dalam E-Procurement
- Prinsip keamanan data (CIA: Confidentiality, Integrity, Availability)
- Digital signature dan penggunaan e-contract berbasis PKI
- Teknologi pendukung: blockchain (opsional), cloud, API
- Kebijakan akses dan segregasi kewenangan
- Audit IT dalam platform e-procurement
-
Implementasi E-Procurement di Perbankan
- Model implementasi: in-house, vendor platform, hybrid
- Strategi manajemen perubahan (change management)
- Training internal: user, approver, vendor
- Studi kasus implementasi e-procurement (bank nasional & global)
-
Analisis Biaya, Efisiensi, dan Keuntungan Bisnis
- Perhitungan manfaat (cost reduction & cost avoidance)
- Efisiensi waktu proses pengadaan digital
- Dampak terhadap kualitas barang/jasa
- Pengukuran KPI pengadaan digital



