Digitalisasi telah mengubah berbagai aspek industri perbankan, termasuk fungsi treasury yang sebelumnya
sangat bergantung pada proses manual dan sistem internal tertutup. Di era open banking, di mana data dan
layanan keuangan dapat diakses oleh pihak ketiga melalui API, fungsi treasury bank juga dituntut untuk
menjadi lebih adaptif, real-time, dan terintegrasi.
Judul ini membahas bagaimana digitalisasi mempercepat transformasi proses treasury bank—dalam hal
pengelolaan likuiditas, manajemen risiko pasar, investasi, dan strategi pembiayaan—dengan memanfaatkan
teknologi seperti big data, AI, API, dan cloud computing. Selain itu, dibahas pula tantangan dan risiko
yang dihadapi treasury dalam ekosistem open banking yang lebih terbuka dan dinamis.
Materi Pokok
1. Pendahuluan
Latar belakang digitalisasi dalam industri keuangan, Pengertian open banking dan hubungannya dengan
treasury, Tujuan dan urgensi transformasi digital dalam fungsi treasury.
2. Konsep Dasar Treasury Perbankan
Fungsi utama divisi treasury (likuiditas, funding, investasi, ALM, risk management), Peran treasury
dalam menjaga kestabilan keuangan bank, Keterkaitan treasury dengan unit lain (keuangan, risiko, pasar uang).
3. Digitalisasi Treasury: Teknologi dan Implementasi
Otomatisasi sistem treasury (TMS: Treasury Management System), Pemanfaatan API untuk integrasi data real-time,
Penggunaan AI & Machine Learning untuk prediksi arus kas dan risiko pasar, Cloud-based platforms untuk fleksibilitas
operasional, Blockchain & smart contracts dalam transaksi antarbank atau derivatif.
4. Era Open Banking dan Dampaknya pada Treasury
Kolaborasi dengan fintech dan third-party providers (TPPs), Tantangan keamanan dan kontrol data dalam lingkungan
terbuka, Akses data yang lebih luas untuk analitik dan keputusan investasi, Interoperabilitas sistem dan potensi
peningkatan efisiensi.
5. Studi Kasus atau Contoh Implementasi
Bank besar di Indonesia atau global yang telah mendigitalisasi fungsi treasury, Kolaborasi treasury dengan fintech
agregator atau penyedia likuiditas digital, Implementasi real-time liquidity monitoring melalui dashboard digital.
6. Tantangan dan Risiko
Risiko keamanan siber (cybersecurity), Regulasi dan compliance terhadap data sharing, Kesiapan SDM treasury
menghadapi sistem digital, Risiko teknologi dan integrasi antar sistem.
7. Kesimpulan dan Rekomendasi
Pentingnya digitalisasi untuk daya saing bank modern, Rekomendasi kebijakan dan langkah strategis untuk
digital treasury, Implikasi jangka panjang dalam konteks open banking dan inovasi finansial.



