Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dari divisi kredit, risk management, dan data analytics di industri perbankan dengan kemampuan komprehensif dalam mengelola serta memvisualisasikan data kerja kredit menjadi sebuah dashboard kinerja yang informatif, akurat, dan dapat mendukung pengambilan keputusan strategis. Dalam konteks perbankan modern, data kerja kredit menjadi fondasi utama untuk menilai kesehatan portofolio pinjaman, efektivitas penyaluran kredit, serta tingkat risiko dan kepatuhan terhadap regulasi OJK maupun BI. Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari bagaimana merancang sistem pengumpulan data kredit yang terstruktur, memastikan integritas data dari berbagai sumber, dan menerjemahkan hasil analisis ke dalam bentuk visualisasi yang relevan dengan indikator kinerja utama (KPI) divisi kredit.
Selain fokus pada aspek teknis pengelolaan dan visualisasi data, pelatihan ini juga menekankan pentingnya membangun data mindset di lingkungan kerja kredit yang selama ini sering terfragmentasi antar unit seperti kredit ritel, komersial, dan korporasi. Peserta akan memahami bagaimana data dapat digunakan tidak hanya sebagai alat pelaporan, tetapi juga sebagai dasar penilaian kinerja, pemantauan early warning signals, dan pengambilan keputusan berbasis fakta. Dengan pendekatan praktis dan berbasis studi kasus dari sektor perbankan Indonesia, pelatihan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan efisiensi proses kerja, transparansi pelaporan, serta pencapaian target kinerja kredit yang lebih terukur dan berkelanjutan.
TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
- Memahami konsep dasar dan pentingnya data governance dalam pengelolaan data kerja kredit.
- Mampu mengidentifikasi dan menentukan indikator kinerja utama (KPI) yang relevan untuk divisi kredit.
- Menguasai teknik pengumpulan, pembersihan, dan validasi data kredit dari berbagai sumber internal bank.
- Menyusun model dashboard kinerja kredit yang efektif untuk analisis portofolio, monitoring pencapaian target, dan deteksi dini risiko kredit.
- Meningkatkan kemampuan analitis dan interpretasi data agar mendukung keputusan strategis dalam pengelolaan kredit.
MATERI POKOK
Hari 1 – Fondasi Data Kredit & Manajemen Kinerja
- Konsep Dasar Data Kerja Kredit di Industri Perbankan
- Jenis dan struktur data dalam proses kredit (pengajuan, realisasi, pembayaran, NPL, restrukturisasi)
- Hubungan antara data operasional dan data kinerja kredit
- Tantangan umum: data silo, kualitas data, dan integrasi antar unit
- Tata Kelola Data Kredit (Credit Data Governance)
- Prinsip dan kebijakan pengelolaan data kredit
- Standar kualitas data: akurasi, konsistensi, kelengkapan
- Kepatuhan terhadap regulasi data (OJK, BI, dan UU PDP)
- Menentukan KPI dan Indikator Kinerja Kredit
- Identifikasi KPI utama (NPL, LDR, produktivitas analis kredit, TAT persetujuan, portofolio aktif)
- Hubungan KPI dengan strategi bisnis dan target divisi kredit
- Studi kasus penentuan KPI kredit berdasarkan jenis segmen (ritel, komersial, korporasi)
Hari 2 – Pembangunan Dashboard & Implementasi Analitik
- Teknik Pengumpulan dan Transformasi Data Kredit
- Pengumpulan data dari sistem core banking, CRM, dan data warehouse
- Data cleaning dan validasi untuk keperluan analisis
- Pemanfaatan alat bantu (Excel, SQL, Power BI, Tableau, dan lainnya)
- Membangun Dashboard Kinerja Kredit yang Efektif
- Prinsip desain dashboard (relevansi, keterbacaan, interaktivitas)
- Visualisasi KPI kredit dan tren portofolio
- Integrasi real-time reporting dan drill-down analysis
- Analisis dan Interpretasi Hasil Dashboard
- Membaca pola performa kredit dan tren NPL
- Identifikasi early warning signals melalui data
- Strategi perbaikan proses kerja berdasarkan hasil dashboard
- Simulasi dan Studi Kasus Penerapan Dashboard Kredit
- Simulasi pembuatan dashboard berbasis data nyata (dummy data)
- Diskusi kelompok mengaitkan hasil dashboard dengan keputusan manajerial
- Evaluasi efektivitas dashboard terhadap peningkatan pencapaian kinerja kredit



