Peran Treasury semakin strategis untuk mengawal kebutuhan likuiditas bank dan sebagai business unit yang diharapkan memberikan sumbangsih terhadap profitabilitas bank. Keberadaan counterparty menjadi salah satu key success factor dalam mendorong kapabilitas treasury. Memiliki counterpart yang capable dan kuat dari sisi permodalan membuat bank semakin mampu memitigasi risiko treasury terutama terkait dengan risiko likuiditas.
Counterparty Limit adalah penetapan jumlah maksimum trading kepada counterparty atas dasar analisa risiko yang mungkin terjadi seperti Bank Risk, Liquidity Risk, Interest Rate Risk, Country Risk dan sebagainya. Pertimbangan dalam menetapkan limit ini dipengaruhi pula oleh bonafiditas, volume usaha counterparty, past performance, dan adanya Reciprocal Business dari counterparty yang bersangkutan.



