Komunikasi dan penguatan kapasitas (capacity building) merupakan dua aspek penting
yang saling terkait dalam berbagai bidang, baik di sektor pemerintahan, organisasi non-
pemerintah, maupun lingkungan bisnis. Komunikasi adalah proses pengiriman dan
penerimaan informasi, gagasan, atau pesan antara individu, kelompok, atau entitas lainnya.
Sementara itu, penguatan kapasitas mencakup serangkaian upaya untuk meningkatkan
kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan seseorang atau kelompok dalam mencapai
tujuan tertentu.
Pelatihan dalam bidang komunikasi dan penguatan kapasitas bertujuan untuk
meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan peserta dalam berkomunikasi
secara efektif dan memperkuat kapasitas mereka dalam mencapai tujuan tertentu. Pelatihan
ini dapat diadakan dalam berbagai konteks, termasuk di sektor publik, swasta, dan nirlaba.
Secara keseluruhan, pelatihan dalam komunikasi dan penguatan kapasitas memberikan
landasan yang kokoh bagi individu, kelompok, atau organisasi untuk mencapai potensi penuh
mereka dan mewujudkan perubahan yang positif dalam berbagai bidang kehidupan.
Tujuan
- Meningkatkan keterampilan dalam “menyelesaikan masalah” (problem solving) dan “pengambilan keputusan” (decision making) secara cepat dan tepat didasarkan pada kecakapan dalam mengidentifikasi “key problem”.
- Meningkatkan kemampuan dalam “kememimpinan dan pemberdayaan” (situational leadership & empowerment) yang disesuaikan dengan situasi.
- Menjadi “agen perubahan” (change agent) yang efektif dan efisien di lingkungan unit kerja masing-masing.
- Memiliki kepekaan dalam “kewirausahaan” (entrepreneurship).
Materi Pokok
- Komunikasi
- Persepsi
- Problem Solving & Decision Making
- Goal Setting
- Leadership (Situational Leadership & Empowerment)
- Customer Service Orientation
- Innovation & Creativity
- Paradigm Shifting
- Entrepreneurship
- Studi Kasus dan Praktik



