PT Anugerah Cipta Edukasi

Budaya Risiko & Penguatan Fungsi Manajemen Risiko di Era Pengawasan Berbasis Risiko (Risk-Based Supervision)

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan implementasi budaya risiko (risk culture) yang efektif di seluruh tingkatan organisasi, sebagai fondasi utama dalam mendukung penerapan pengawasan berbasis risiko (Risk-Based Supervision/RBS) oleh OJK. Dalam era di mana pendekatan pengawasan semakin menitikberatkan pada profil risiko, kualitas tata kelola, dan ketahanan kelembagaan, membangun budaya risiko yang kuat menjadi keharusan, bukan sekadar formalitas. Budaya risiko yang baik menciptakan kesadaran kolektif atas pentingnya manajemen risiko dalam pengambilan keputusan strategis maupun operasional sehari-hari.

Pelatihan ini akan membekali peserta dengan pendekatan praktis untuk membangun dan menginternalisasi budaya risiko di institusi keuangan, mulai dari peran pimpinan puncak, kebijakan internal, hingga integrasi dengan kerangka pengawasan dan pelaporan risiko. Selain itu, pelatihan juga akan mengulas bagaimana memperkuat fungsi manajemen risiko secara struktural, termasuk peran tiga lini pertahanan (Three Lines of Defense), penguatan pengawasan internal, serta harmonisasi antara fungsi risiko, kepatuhan, dan audit dalam menghadapi ekspektasi regulator yang semakin tinggi di era RBS.

Tujuan

  • Memahami konsep budaya risiko dan urgensinya dalam konteks Risk-Based Supervision (RBS) yang diterapkan OJK.
  • Mengidentifikasi tantangan umum dalam membangun budaya risiko dan bagaimana mengatasinya di lingkungan kerja.
  • Memperkuat struktur dan fungsi unit manajemen risiko sesuai prinsip tata kelola yang sehat.
  • Mengintegrasikan peran seluruh lini (business unit, risk, compliance, audit) dalam kerangka manajemen risiko terpadu.
  • Mendorong kepemimpinan risiko (risk leadership) dari jajaran manajemen atas sebagai motor budaya risiko.

Materi Pokok

  • Konsep dasar dan elemen utama budaya risiko yang efektif.
  • Peran budaya risiko dalam mendukung pengawasan berbasis risiko (Risk-Based Supervision).
  • Prinsip Three Lines of Defense dalam penguatan fungsi pengendalian risiko.
  • Peran pimpinan dan risk champions dalam membentuk kesadaran risiko.
  • Indikator pengukuran efektivitas budaya risiko di organisasi keuangan.
  • Strategi komunikasi risiko dan internalisasi nilai risiko ke seluruh unit kerja.
  • Studi kasus: kegagalan budaya risiko dan pelajaran bagi industri keuangan.

Metode

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case Study
  • Post-test

Fasilitas Training

  • Training Amenities
  • Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen, dll)
  • Certificate
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Running minimal dengan – peserta yang mendaftar.

Bagikan Post:

Form Registrasi

Hubungi kami untuk informasi lebih cepat +6282 3246-8555.