Perubahan suku bunga sering kali menimbulkan reaksi yang berbeda dari setiap segmen
nasabah. Ada yang sensitif terhadap sedikit perubahan bunga, ada yang tetap loyal karena
faktor kenyamanan, dan ada pula yang berpindah ke produk atau bank lain.
Pemahaman terhadap perilaku nasabah (behavioral economics) dalam konteks pricing
decision menjadi kunci bagi bank untuk merancang strategi suku bunga yang kompetitif
namun tetap menguntungkan.
Pelatihan ini membekali peserta dengan analisis perilaku nasabah terhadap harga dan bunga,
teknik segmentasi berbasis perilaku, serta penerapan behavioral pricing model untuk
optimalisasi pendapatan dan retensi nasabah.
TUJUAN
- Memahami konsep dasar behavioral economics dalam konteks pricing perbankan.
- Mengidentifikasi pola perilaku nasabah terhadap perubahan suku bunga dan biaya layanan.
- Mengembangkan strategi pricing yang mempertimbangkan faktor psikologis dan preferensi pelanggan.
- Menganalisis dampak perubahan harga terhadap loyalitas dan profitabilitas nasabah.
- Menerapkan data analytics dan model perilaku untuk simulasi dan evaluasi pricing.
MATERI POKOK
-
Konsep Dasar Behavioral Pricing
- Prinsip dasar behavioral economics dan implikasinya pada keputusan keuangan.
- Perbedaan antara rational pricing dan behavioral pricing.
- Heuristik dan bias umum dalam persepsi harga: anchoring, loss aversion, fairness bias.
- Studi kasus: bagaimana nasabah bereaksi terhadap perubahan bunga deposito, kredit, dan biaya layanan.
-
Psikologi Harga dan Persepsi Nilai
- Faktor emosional dan kognitif dalam keputusan finansial nasabah.
- Konsep price sensitivity dan reference price.
- Pengaruh framing, bundling, dan diskon terhadap persepsi bunga dan biaya.
- Perilaku nasabah terhadap bunga flat vs bunga efektif.
- Studi perilaku: mengapa nasabah memilih produk yang tidak termurah.
-
Analisis Sensitivitas Nasabah terhadap Perubahan Suku Bunga
- Mengukur price elasticity of demand dalam produk keuangan.
- Segmentasi nasabah berdasarkan sensitivitas bunga: loyalis, oportunis, rasionalis.
- Analisis dampak perubahan suku bunga terhadap volume simpanan dan pinjaman.
- Pendekatan kuantitatif: price sensitivity meter dan conjoint analysis.
-
Model dan Strategi Behavioral Pricing di Bank
- Strategi tiered pricing berdasarkan profil nasabah.
- Personalized pricing berbasis data analitik dan perilaku transaksi.
- Integrasi loyalty program dan perceived fairness dalam kebijakan bunga.
- Penggunaan nudging dan choice architecture untuk memengaruhi keputusan nasabah.
- Studi praktik terbaik: model pricing berbasis perilaku di bank global.
-
Analitik Data dan Simulasi Pricing
- Menggunakan data transaksi dan segmentasi pelanggan untuk analisis perilaku.
- Penerapan behavioral scoring model untuk menetapkan bunga pinjaman dan deposito.
- Simulasi dampak perubahan bunga terhadap churn rate dan margin.
- Analisis trade-off antara volume, spread, dan loyalitas.
-
Integrasi Behavioral Pricing dengan Strategi Bisnis Bank
- Keterkaitan antara behavioral pricing, NIM (Net Interest Margin), dan retensi nasabah.
- Penyusunan pricing policy framework berbasis perilaku dan data.
- Evaluasi efektivitas strategi pricing terhadap kinerja keuangan.
- Integrasi ke dalam sistem CRM dan digital channel bank.



