Dalam lingkungan perbankan yang semakin kompleks dan teregulasi ketat, fungsi audit kepatuhan internal menjadi pilar utama dalam memastikan seluruh aktivitas operasional lembaga keuangan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum, standar etika, serta prinsip tata kelola yang baik. Audit kepatuhan tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan, tetapi juga sebagai alat strategis dalam mendeteksi potensi pelanggaran, kelemahan sistem pengendalian internal, serta risiko reputasi yang dapat mengancam stabilitas organisasi.
Seiring dengan meningkatnya tuntutan transparansi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan lembaga pengawas lainnya, pelaksanaan audit kepatuhan kini dituntut untuk lebih adaptif, berbasis risiko, dan didukung oleh teknologi digital yang mampu memberikan hasil pemantauan secara real-time. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi audit kepatuhan secara menyeluruh, sekaligus meningkatkan efektivitas komunikasi dan pelaporan kepada regulator melalui proses inspeksi dan pengujian yang terukur serta terdokumentasi dengan baik.
Selama dua hari kegiatan, peserta akan diajak memahami secara mendalam konsep, metodologi, dan praktik terbaik dalam pelaksanaan audit kepatuhan berbasis risiko (risk-based compliance audit), termasuk teknik perencanaan audit, pelaksanaan pengujian kepatuhan, penyusunan laporan hasil audit, hingga proses tindak lanjut terhadap temuan yang berpotensi signifikan.
Pelatihan ini juga mengintegrasikan aspek governance, risk, and compliance (GRC) sebagai pendekatan menyeluruh agar fungsi kepatuhan internal tidak hanya bersifat reaktif terhadap pelanggaran, tetapi juga proaktif dalam mencegah risiko di masa mendatang. Melalui studi kasus aktual, simulasi penyusunan laporan audit, dan diskusi interaktif, peserta diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas divisi dalam implementasi pengendalian internal, meningkatkan keakuratan pelaporan kepada regulator, serta menciptakan budaya kepatuhan yang berkesinambungan di seluruh tingkatan organisasi.
TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep, peran, dan tanggung jawab fungsi audit kepatuhan internal dalam konteks perbankan modern.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan inspeksi, pengujian, dan monitoring terhadap proses kepatuhan di unit kerja.
- Menguasai teknik penyusunan laporan hasil audit kepatuhan yang sesuai dengan standar regulator dan kebijakan internal.
- Meningkatkan koordinasi antara fungsi audit, manajemen risiko, dan kepatuhan dalam penerapan GRC yang terintegrasi.
- Menumbuhkan budaya kepatuhan yang proaktif dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan di seluruh lini organisasi.
MATERI POKOK
Hari 1 – Dasar, Metodologi, dan Pelaksanaan Audit Kepatuhan
-
Konsep dan Prinsip Audit Kepatuhan Internal
- Definisi, tujuan, dan ruang lingkup audit kepatuhan.
- Perbedaan antara audit kepatuhan, audit operasional, dan audit keuangan.
- Peran audit kepatuhan dalam mendukung efektivitas tata kelola dan manajemen risiko.
-
Kerangka Regulasi dan Standar Pelaksanaan Audit
- Pedoman audit kepatuhan berdasarkan OJK, BI, dan praktik internasional.
- Prinsip independensi, objektivitas, dan profesionalisme auditor kepatuhan.
- Etika dan tanggung jawab hukum dalam pelaksanaan audit.
-
Metodologi dan Tahapan Audit Kepatuhan
- Perencanaan audit kepatuhan berbasis risiko (risk-based approach).
- Teknik pengumpulan dan verifikasi data (sampling, observasi, dan wawancara).
- Identifikasi area rawan ketidakpatuhan dan prioritas pengujian.
Hari 2 – Pengujian, Pelaporan, dan Monitoring Tindak Lanjut
-
Pelaksanaan Pengujian dan Evaluasi Hasil Audit
- Teknik pengujian kepatuhan dan dokumentasi bukti audit.
- Analisis temuan audit: penyebab, dampak, dan rekomendasi perbaikan.
- Penilaian efektivitas sistem pengendalian internal.
-
Penyusunan Laporan Audit Kepatuhan dan Komunikasi dengan Regulator
- Struktur dan format laporan hasil audit sesuai pedoman OJK dan BI.
- Penyusunan executive summary, temuan utama, dan tindak lanjut rekomendasi.
- Strategi komunikasi hasil audit kepada regulator dan manajemen puncak.
-
Monitoring, Tindak Lanjut, dan Evaluasi Perbaikan
- Proses pemantauan implementasi rekomendasi audit.
- Integrasi hasil audit dalam sistem manajemen risiko dan kepatuhan.
- Penggunaan teknologi digital untuk continuous auditing & compliance monitoring.
-
Studi Kasus dan Simulasi
- Simulasi pelaksanaan audit kepatuhan berbasis risiko.
- Analisis kasus temuan audit dan strategi perbaikannya.
- Evaluasi peran audit dalam memperkuat efektivitas GRC di perbankan.



