Pelatihan ini dirancang untuk membantu nasabah, baik individu maupun institusi, dalam memahami dan menganalisis laporan keuangan syariah secara sederhana dan aplikatif. Dengan memahami laporan keuangan syariah, nasabah dapat menilai kesehatan dan kinerja lembaga keuangan syariah, serta membuat keputusan finansial yang lebih tepat dan bijak. Melalui pendekatan praktis, peserta akan diperkenalkan pada struktur laporan keuangan syariah, prinsip-prinsip akuntansi syariah, serta indikator kinerja yang relevan bagi pengguna laporan dari sisi eksternal, khususnya nasabah.
Tujuan
- Memahami struktur dan elemen utama laporan keuangan syariah.
- Mengenali perbedaan laporan keuangan syariah dengan konvensional.
- Menganalisis informasi keuangan syariah dari sudut pandang nasabah.
- Menilai kesehatan keuangan lembaga berbasis syariah berdasarkan laporan publik.
- Menggunakan laporan keuangan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan finansial.
Materi Pokok
- Pengantar Laporan Keuangan Syariah
- Tujuan dan fungsi laporan keuangan syariah.
- Prinsip dasar akuntansi syariah (mengacu pada PSAK Syariah).
- Komponen Utama Laporan Keuangan Syariah
- Neraca (laporan posisi keuangan).
- Laporan laba rugi (surplus/defisit operasi).
- Laporan perubahan dana.
- Laporan arus kas.
- Catatan atas laporan keuangan.
- Perbedaan Utama Laporan Keuangan Syariah vs Konvensional
- Unsur pembiayaan, bagi hasil, zakat, dan akad-akad syariah.
- Analisis Kinerja Keuangan Syariah dari Perspektif Nasabah
- Rasio-rasio keuangan syariah yang relevan untuk nasabah.
- Kesehatan keuangan lembaga: likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas.
- Kinerja dana pihak ketiga dan distribusi bagi hasil.
- Studi Kasus dan Latihan Analisis
- Membaca dan menafsirkan laporan keuangan publik bank syariah.
- Latihan analisis sederhana (rasio, tren, dsb.).
- Tips Pengambilan Keputusan Berdasarkan Laporan Keuangan
- Menilai keamanan dana.
- Evaluasi sebelum memilih produk atau layanan lembaga keuangan syariah.



