Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan analis kredit, pejabat risiko, dan unit pengawasan internal dalam mendeteksi, mencegah, serta menindaklanjuti indikasi fraud pada segmen kredit UMKM dan ritel. Peserta akan mempelajari bagaimana melakukan analisa monitoring kredit secara efektif dengan pendekatan berbasis data, memahami pola dan modus kecurangan (fraud pattern), serta membangun sistem pengendalian internal yang adaptif terhadap potensi penyimpangan perilaku debitur maupun pihak internal bank.
Pelatihan juga akan membahas teknik investigasi kredit bermasalah, penggunaan indikator early warning system (EWS), serta best practice mitigasi fraud berdasarkan studi kasus di industri perbankan.
Tujuan
- Memahami konsep dasar dan kerangka kerja monitoring kredit pada segmen UMKM dan ritel.
- Mengidentifikasi potensi fraud sejak tahap analisis, pencairan, hingga monitoring kredit.
- Menggunakan data dan indikator risiko untuk mendeteksi pola penyimpangan kredit.
- Melaksanakan investigasi awal dan tindak lanjut terhadap kasus fraud kredit.
- Mengembangkan strategi pencegahan dan pengendalian risiko fraud di unit kerja masing-masing.
Materi Pokok
- Kerangka Umum Pengelolaan Risiko Kredit Segmen UMKM dan Ritel
- Prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko kredit
- Peran monitoring kredit dalam siklus pembiayaan
- Hubungan antara fungsi kredit, risiko, dan audit
- Early Warning System (EWS) untuk Deteksi Dini Kredit Bermasalah
- Indikator finansial dan non-finansial debitur
- Analisis perilaku transaksi dan data repayment
- Dashboard dan scoring tools untuk UMKM dan ritel
- Analisa Pola Deviasi dan Anomali Data Kredit
- Red flag indicators dan gejala awal fraud
- Pemanfaatan data analitik dalam monitoring kredit
- Studi kasus: pola penyimpangan data aplikasi dan realisasi kredit
- Studi Kasus & Diskusi: Monitoring Kredit Ritel vs Kredit UMKM
- Praktik terbaik pengawasan portofolio kredit kecil
- Pembelajaran dari kasus nyata perbankan
- Typologi Fraud dalam Kredit UMKM dan Ritel
- Fraud oleh debitur, pegawai, dan pihak ketiga
- Modus umum: dokumen palsu, mark-up aset, penggunaan dana tidak sesuai tujuan
- Fraud triangle dan red flag behaviour
- Teknik Investigasi Awal Kasus Fraud Kredit
- Pengumpulan bukti dan data
- Wawancara investigatif dan dokumentasi hasil investigasi
- Koordinasi antar unit (Audit, Risiko, Legal, Kepatuhan)
- Strategi Pencegahan dan Pengendalian Fraud Kredit
- Sistem kontrol internal berbasis risiko
- Prosedur verifikasi lapangan dan monitoring pasca pencairan
- Digital tools dan data analytics untuk anti-fraud
- Studi Kasus : Penyusunan Rencana Aksi Pengendalian Fraud Kredit
- Identifikasi risiko fraud di unit kerja peserta
- Merancang langkah preventif dan monitoring berkelanjutan
- Evaluasi efektivitas sistem pengendalian internal



