Pelatihan ini disusun untuk memberikan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis kepada para pelaku usaha dan profesional akuntansi dalam menyusun laporan keuangan syariah yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia, khususnya PSAK Syariah dan SAK ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik). Akuntansi syariah memiliki karakteristik unik karena didasarkan pada akad-akad yang sesuai prinsip syariah seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, dan wakalah, yang tidak terdapat dalam sistem akuntansi konvensional. Oleh karena itu, pelaporan keuangan syariah bukan hanya bersifat teknis, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai syariah yang harus disajikan secara jujur, adil, dan transparan. Selain itu, banyak entitas syariah berskala menengah yang masih mengacu pada SAK ETAP, sehingga penting untuk memahami harmonisasi penerapan keduanya dalam praktik keuangan sehari-hari.
Selama dua hari pelatihan ini, peserta akan dibekali pengetahuan mengenai prinsip dan konsep dasar PSAK Syariah, implementasi pencatatan transaksi syariah sesuai jenis akad, pengakuan dan pengukuran aset-liabilitas berbasis syariah, serta penyajian laporan keuangan yang relevan dengan standar pelaporan terbaru. Pelatihan juga akan membahas bagaimana SAK ETAP digunakan sebagai panduan alternatif yang lebih sederhana bagi entitas syariah nonpublik, serta bagaimana melakukan rekonsiliasi dan penyesuaian laporan agar sesuai dengan ketentuan regulator dan kebutuhan stakeholder. Melalui studi kasus dan simulasi penyusunan laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, serta catatan atas laporan keuangan (CALK) syariah, peserta diharapkan mampu menerapkan akuntansi syariah secara akurat, patuh terhadap regulasi, dan mendukung transparansi dalam pengelolaan entitas berbasis syariah.
TUJUAN
- Memahami struktur dan prinsip utama dalam PSAK Syariah dan SAK ETAP.
- Melakukan pencatatan dan penyajian transaksi syariah berdasarkan jenis akad secara akuntabel.
- Menyusun laporan keuangan syariah sesuai ketentuan PSAK dan kebutuhan regulator.
- Mengidentifikasi perbedaan dan titik temu antara PSAK umum, PSAK Syariah, dan SAK ETAP.
- Menghasilkan pelaporan keuangan syariah yang dapat dipercaya dan sesuai nilai syariah.
MATERI POKOK
- Hari 1: Dasar Akuntansi Syariah dan Implementasi PSAK Syariah
- Pengantar PSAK Syariah dan SAK ETAP dalam Konteks Akuntansi Syariah
- Latar belakang, ruang lingkup, dan entitas yang mengacu
- Perbedaan dengan PSAK umum dan relevansi dengan entitas syariah
- Pengenalan Akad Syariah dan Implikasinya terhadap Pencatatan Akuntansi
- Murabahah, Mudharabah, Musyarakah, Ijarah, Salam, Istishna’
- Pencatatan pendapatan, beban, dan pengakuan hak/kewajiban
- PSAK Syariah yang Relevan untuk Entitas Keuangan dan Non-Keuangan
- PSAK 102 s.d. PSAK 111: Prinsip, praktik, dan studi kasus
- PSAK 101: Penyajian laporan keuangan entitas syariah
- Penerapan PSAK 101 dan Penyusunan Laporan Keuangan Syariah
- Laporan posisi keuangan, laporan perubahan dana, laporan laba rugi
- Penerapan CALK (Catatan atas Laporan Keuangan) dan pengungkapan syariah
- Pengantar PSAK Syariah dan SAK ETAP dalam Konteks Akuntansi Syariah
- Hari 2: Harmonisasi SAK ETAP dan Praktik Pelaporan Akuntansi Syariah
- SAK ETAP dan Penggunaannya pada Entitas Syariah Skala Menengah
- Karakteristik dan penyederhanaan standar
- Harmonisasi pencatatan syariah dalam SAK ETAP
- Rekonsiliasi dan Transisi antara PSAK Umum ke PSAK Syariah/ETAP
- Penyesuaian laporan keuangan
- Studi kasus konversi dan pelaporan terpadu
- Audit, Kepatuhan, dan Kesiapan Laporan Keuangan Syariah
- Tantangan audit akuntansi syariah
- Checklist dokumen dan pelaporan sesuai regulasi
- Simulasi Penyusunan Laporan Keuangan Syariah dan Diskusi Kasus
- Praktik menyusun laporan posisi keuangan & laporan laba rugi
- Analisis laporan keuangan entitas syariah: akurasi, transparansi, dan kepatuhan
- SAK ETAP dan Penggunaannya pada Entitas Syariah Skala Menengah



