Fundamental Government Relations adalah pelatihan yang memberikan pemahaman kepada peserta terkait hubungan perusahaan dengan pemerintah serta strategi berurusan dengan aparat pemerintah. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki kemampuan menentukan apa yang diperlukan bagi sebuah perusahaan yang memiliki hubungan dengan pemerintah, mengidentifikasi karyawan kunci (the key officers), dan mengatur arah hubungan.
Peserta juga akan diberikan pemahaman mengenai strategi cepat memahami program pemerintah & proyek, penyediaan anggaran, serta pemecahan masalah eksekusi. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu mengembangkan kerja sama politik yang benar dengan pemerintah.
Government Affair / Relation merupakan suatu bentuk hubungan perusahaan dengan pemerintah, yang memiliki keterkaitan erat dengan lembaga legislatif serta peraturan pemerintah. Pemerintah memiliki kuasa yang sewaktu-waktu dapat menghentikan kegiatan bisnis perusahaan. GR dapat bergerak di berbagai bidang seperti alokasi, kesehatan, pertahanan, energi, lingkungan, jasa keuangan, keamanan dalam negeri, kebijakan pajak, telekomunikasi, dan transportasi.
Namun, banyak kalangan yang belum memahami strategi atau tahapan dalam pengelolaan hubungan harmonis dengan pemerintah. Hal ini sering berdampak pada terganggunya kinerja perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mendalam mengenai cara pemerintah bekerja. Public Relations (PR) memerlukan keahlian khusus untuk mencapai hasil positif yang dapat diterima publik melalui perencanaan pemerintahan.
Dalam pelatihan ini peserta akan memperoleh pemahaman komprehensif terkait:
- Ruang Lingkup dan Konsep Nature of Government as Stakeholder
- Hubungan Public dan Government Relations
- Pembinaan Government Relations sebagai bagian dari fungsi PR
- Strategi / Teknik / Tahapan identifikasi karyawan kunci (the key officers) & membangun Relationship
- Strategi menjaga Hubungan & Agenda
- Peranan dan Manfaat Government Relations
- Unsur Tripartit Nasional (Pemerintah, Pekerja, Pengusaha)
- Bentuk Campur Tangan Pemerintah: Kebijakan Ekonomi, Peraturan Perpajakan, Perlindungan Konsumen, Privatisasi, dll
Tujuan
- Memahami tahapan dan teknik menjalin hubungan harmonis antara perusahaan (PR) dengan pemerintah.
- Memahami sifat pemerintah sebagai stakeholder.
- Memahami tahapan penentuan hubungan perusahaan directive.
- Melakukan penelitian terkait anggaran pemerintah daerah dan identifikasi peluang.
- Memahami strategi dan tahapan membina Government Relations sebagai bagian dari fungsi PR.
- Mengembangkan rencana kerjasama.
- Menjaga kemajuan dan menangani kontinjensi.
- Memahami peran penting untuk menjamin keberlangsungan perusahaan.
Materi Pokok
- Ruang Lingkup dan Konsep Nature of Government as Stakeholder
- Hubungan Public dan Government Relations
- Pembinaan Government Relations sebagai bagian dari fungsi PR
- Strategi/Teknik/Tahapan identifikasi key officers & membangun Relationship
- Strategi menjaga Hubungan & Agenda
- Guna dan Peranan Government Relations
- Manfaat Menjalin Government Affair
- Unsur Tripartit Nasional (Pemerintah, Pekerja, Pengusaha)
- Bentuk Campur Tangan Pemerintah: Kebijakan Ekonomi, Peraturan Perpajakan, Perlindungan Konsumen, Privatisasi, dll
- Penerapan Tujuan Perusahaan: Tahapan dan Teknik
- Identifikasi Situasi Pemerintah & Kemungkinan Solusi
- Implementasi dialog dengan pemerintah atau tokoh penting
- DPR (Anggota Dewan) sebagai pembentuk opini
- Konsep Government Relations
- Tugas/Fungsi Utama Government Relations
- Prinsip: Predictable, Accountable, Legislasi
- Peran dan Fungsi Public Relations dalam Government Relations
- Teknik membangun Kemitraan Strategis dengan Key Persons
- Teknik pengembangan Rencana Kerjasama dengan Pemerintah
- Teknik penanganan Kontinjensi
- Lobby, Negosiasi, dan Diplomasi
- Lingkup Kerja Government Relations
- Menjalin, memelihara, dan meningkatkan hubungan dengan Regulator
- Studi Kasus



