Perubahan iklim kini menjadi perhatian utama dalam pengelolaan risiko sektor
keuangan, termasuk perbankan. Lembaga keuangan dituntut untuk lebih transparan
dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mengungkapkan risiko iklim yang dapat
berdampak signifikan terhadap portofolio dan model bisnis mereka. Untuk menjawab
tantangan ini, Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) telah menjadi
acuan global dalam penyusunan laporan risiko iklim yang terstruktur dan akuntabel.
Pelatihan ini dirancang secara khusus untuk membantu bank memahami dan
mengimplementasikan kerangka TCFD dalam proses bisnis dan pelaporan mereka.
Dengan pendekatan berbasis studi kasus, diskusi, dan simulasi praktis, pelatihan ini akan
memberikan pemahaman strategis dan teknis kepada peserta mengenai bagaimana
risiko iklim dapat diintegrasikan ke dalam proses manajemen risiko bank serta
dikomunikasikan secara efektif melalui laporan keberlanjutan atau laporan terpisah.
Dalam pelatihan selama dua hari ini, peserta akan diajak untuk mengeksplorasi
secara mendalam keempat pilar utama TCFD: Tata Kelola (Governance), Strategi
(Strategy), Manajemen Risiko (Risk Management), serta Metrik dan Target (Metrics &
Targets). Setiap pilar akan dibahas secara rinci, dengan penekanan pada bagaimana bank
dapat menerjemahkan prinsip-prinsip TCFD ke dalam proses kerja internal, pengambilan
keputusan, dan pelaporan eksternal. Peserta akan mempelajari langkah-langkah
menyusun laporan risiko iklim mulai dari identifikasi isu material, analisis dampak
melalui pendekatan skenario, hingga penyusunan narasi dan metrik yang relevan.
Pelatihan ini sangat cocok bagi staf dari divisi manajemen risiko, keberlanjutan,
kepatuhan, pelaporan, serta fungsi strategis lain yang terlibat dalam pelaporan iklim dan
ESG di institusi perbankan.
Tujuan
- Memahami prinsip, struktur, dan urgensi kerangka TCFD dalam pelaporan risiko iklim untuk sektor perbankan.
- Mengidentifikasi dan menganalisis risiko iklim berdasarkan pendekatan TCFD.
- Mengembangkan sistem tata kelola, strategi, dan manajemen risiko iklim sesuai dengan kerangka TCFD.
- Mengukur dan mengungkapkan metrik serta target terkait risiko iklim secara akurat dan relevan.
- Menyusun laporan risiko iklim yang selaras dengan standar TCFD dan memenuhi harapan pemangku kepentingan serta regulator.
Materi Pokok
Hari 1 – Pengenalan dan Pendalaman Pilar TCFD: Governance & Strategy
-
Kerangka TCFD: Konteks, Tujuan, dan Relevansi bagi Perbankan
- Latar belakang dan tujuan pembentukan TCFD
- Peran TCFD dalam pelaporan risiko iklim global
- Hubungan TCFD dengan pelaporan ESG dan regulasi lokal/internasional
-
Pilar Tata Kelola (Governance)
- Peran dewan direksi dan manajemen senior dalam pengawasan risiko iklim
- Integrasi tata kelola risiko iklim dalam struktur organisasi bank
- Dokumentasi dan pelaporan praktik tata kelola iklim
-
Pilar Strategi (Strategy)
- Identifikasi risiko dan peluang iklim dalam jangka pendek, menengah, dan panjang
- Dampak risiko iklim terhadap strategi bisnis dan keuangan bank
- Pendekatan analisis skenario iklim (misalnya dari NGFS atau IPCC)
- Studi kasus: penerapan strategi iklim di bank global dan regional
Hari 2 – Pilar Risk Management & Metrics and Targets + Simulasi Penyusunan Laporan
-
Pilar Manajemen Risiko (Risk Management)
- Proses identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko iklim
- Integrasi risiko iklim ke dalam kerangka manajemen risiko bank
- Praktik terbaik pemantauan dan pelaporan risiko iklim
-
Pilar Metrik dan Target (Metrics and Targets)
- Pemilihan metrik kinerja utama terkait risiko iklim (misalnya emisi, eksposur portofolio)
- Penetapan target iklim yang terukur dan realistis
- Pelaporan data iklim secara transparan dan akurat
-
Simulasi Penyusunan Laporan Risiko Iklim Berbasis TCFD
- Langkah-langkah menyusun laporan TCFD secara terstruktur
- Latihan penyusunan narasi dan penyajian data berbasis kasus nyata
- Review, umpan balik, dan praktik komunikasi laporan kepada pemangku kepentingan



