Analisa kredit mikro mencakup proses evaluasi kelayakan pemberian pinjaman kepada
individu atau usaha kecil dengan jumlah pinjaman yang relatif kecil. Kredit Usaha Mikro (KUM)
diartikan sebagai kredit yang diberikan kepada pengusaha mikro guna membiayai kebutuhan
usaha produktif baik untuk kebutuhan investasi maupun kebutuhan modal kerja. Mengacu
pada UU no 20 tahun 2008, usaha mikro merupakan usaha produktif milik orang perorangan
dan/atau badan usaha perorangan yang memiliki kekayaan bersih paling banyak
Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha;
atau memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta
rupiah).
Pelatihan Analisis Kredit Mikro: Teknik Praktis, Monitoring, dan Pemecahan Permasalahan
dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang proses analisis kredit mikro
serta keterampilan praktis dalam memonitor dan mengatasi permasalahan yang mungkin
muncul dalam pengelolaan portofolio kredit mikro. Pelatihan ini menggabungkan teori dan
praktik terkait analisis kredit mikro untuk memberikan pemahaman yang komprehensif
kepada peserta tentang cara melakukan evaluasi kelayakan kredit mikro, memantau kinerja
portofolio, dan menangani permasalahan yang muncul. Melalui studi kasus, diskusi interaktif,
dan latihan praktis, peserta akan dibekali dengan keterampilan yang diperlukan untuk
menjadi praktisi kredit mikro yang efektif.
Tujuan
- Memahami teknik dan metode analisis yang diperlukan untuk menilai kelayakan kredit mikro.
- Memahami berbagai risiko yang terkait dengan memberikan kredit kepada bisnis mikro, dan belajar cara untuk mengelola risiko tersebut.
- Meningkatkan kemampuan pembuatan keputusan yang lebih baik dalam memberikan atau menolak kredit kepada pemohon.
- Memahami persyaratan regulasi dan perundang-undangan yang berlaku dalam industri kredit mikro, sehingga dapat memastikan bahwa kegiatan mereka selalu mematuhi hukum.
- Mempercepat proses pengambilan keputusan kredit mikro, sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas lembaga keuangan atau institusi yang mereka wakili.
- Meningkatkan kualitas portofolio kredit, memilih peminjam yang lebih baik dan meminimalkan risiko kredit macet, sehingga meningkatkan kualitas portofolio kredit mereka.
- Merancang produk dan layanan keuangan yang lebih sesuai untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis mikro.
Materi Pokok
- Pengenalan Kredit Mikro
- Definisi dan Tujuan
- Pentingnya dalam Pembangunan Ekonomi
- Jenis-jenis Institusi Kredit Mikro
- Dasar-dasar Analisis Kredit Mikro
- Memahami Mikroenterpreneur
- Faktor Risiko yang Terkait dengan Kredit Mikro
- Pentingnya Analisis yang Teliti
- Komponen Utama Analisis Kredit Mikro
- Analisis Keuangan
- Analisis Arus Kas
- Evaluasi Profitabilitas
- Analisis Likuiditas
- Analisis Bisnis
- Penilaian Pasar
- Analisis Persaingan
- Evaluasi Manajemen
- Penilaian Karakter
- Integritas dan Kepercayaan Peminjam
- Kedudukan Sosial dan Komunitas
- Evaluasi Agunan (jika berlaku)
- Penilaian Kredit dan Pengambilan Keputusan
- Model Penilaian Kredit untuk Kredit Mikro
- Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Kredit
- Strategi Mitigasi Risiko
- Kerangka Hukum dan Regulasi
- Persyaratan Kepatuhan
- Undang-undang Perlindungan Konsumen
- Praktik Dokumentasi dan Pencatatan
- Teknologi dalam Analisis Kredit Mikro
- Peran Fintech dalam Kredit Mikro
- Alat Analisis Kredit Digital
- Keamanan Data dan Kepentingan Privasi
- Studi Kasus dan Latihan Praktis
- Menganalisis Contoh Aplikasi Kredit Mikro
- Peran-peran dalam Pengambilan Keputusan Kredit
- Diskusi Kelompok tentang Tantangan Kredit Mikro dalam Kehidupan Nyata



