Pelatihan Pemanfaatan Generative AI dengan Fact-Checking Data AI dirancang untuk membantu organisasi memanfaatkan teknologi Generative AI secara produktif, aman, dan bertanggung jawab. Di tengah pesatnya penggunaan AI dalam penyusunan laporan, analisis data, hingga pengambilan keputusan, muncul tantangan baru berupa risiko kesalahan informasi (hallucination), bias data, serta penggunaan data yang tidak terverifikasi.
Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali pemahaman praktis mengenai cara menggunakan Generative AI secara efektif dengan pendekatan fact-checking dan validasi data. Pelatihan dikemas secara aplikatif melalui simulasi dan studi kasus, sehingga peserta mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu kerja yang meningkatkan kualitas analisis, akurasi informasi, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Tujuan
- Memahami konsep dan cara kerja Generative AI.
- Mengidentifikasi risiko penggunaan AI tanpa validasi data.
- Meningkatkan kemampuan fact-checking terhadap output AI.
- Memastikan penggunaan AI yang akurat, aman, dan bertanggung jawab.
- Mengoptimalkan pemanfaatan AI untuk pekerjaan analisis dan pelaporan.
- Mendorong budaya kerja berbasis data dan verifikasi informasi.
Materi Pokok
- Pemahaman Generative AI dan Risiko Data
- Pengantar Generative AI dan perkembangannya
- Cara kerja AI, large language model (LLM), dan data training
- Peluang pemanfaatan AI dalam dunia kerja
- Risiko AI: hallucination, bias, dan data error
- Etika dan tata kelola penggunaan AI
- Studi kasus kesalahan output AI dalam pengambilan keputusan
- Best practice penggunaan AI secara aman
- Fact-Checking Data AI dan Implementasi Praktis
- Konsep fact-checking dan validasi data
- Teknik verifikasi sumber data AI
- Strategi prompting untuk menghasilkan output yang lebih akurat
- Cross-check data dengan sumber internal dan eksternal
- Pemanfaatan AI untuk analisis, ringkasan, dan pelaporan
- Simulasi penggunaan AI berbasis fact-checking
- Penyusunan SOP penggunaan AI di organisasi
- Studi kasus implementasi AI yang bertanggung jawab



