Persoalan fraud merupakan persoalan global, bukan hanya masalah suatu korporasi
yang berdiri sendiri. Fraud pada umumnya dilakukan oleh para karyawan yang memahami
dan paling mengerti operasi internal di tempat kerja mereka. Pelaku fraud umumnya
memanfaatkan keuntungan atas kelemahan pengendalian internal perusahaan.
Pilar pencegahan fraud dilandasi oleh 5 (lima) prinsip dasar yaitu:
- Tone at the Top – Keteladanan Pimpinan
- Kebijakan dan pedoman yang mengatur batasan kewenangan dan tanggung jawab
- Budaya organisasi
- Tata kelola organisasi
- Sistem kendali fraud
Teknik pengendalian kecurangan dan Whistleblowing System (WBS) merupakan strategi
manajemen korporasi yang berisi rancangan kebijakan anti-fraud yang tersusun secara
komprehensif dan integralistik, serta diimplementasikan dalam bentuk pengendalian fraud.
Sistem Kendali Kecurangan memiliki 4 pilar yang harus dielaborasi secara lebih seksama,
yaitu:
- Aspek pencegahan
- Aspek pendeteksian fraud
- Investigasi, pelaporan, dan penjatuhan sanksi
- Proses pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut
Proses asesmen atau penilaian terhadap fraud umumnya baru dilakukan oleh suatu
organisasi atau korporasi apabila telah menjadi korban atas insiden fraud pada entitasnya.
Selama ini, pelaksanaan asesmen risiko fraud (Fraud Risk Assessment/FRA) lebih banyak
diserahkan kepada auditor atau konsultan eksternal.
Seiring dengan perjalanan waktu, internal audit dituntut oleh manajemen senior untuk
mampu melakukan asesmen risiko fraud secara mandiri sebagai bagian dari penguatan
fungsi pengendalian internal dan tata kelola perusahaan.
MATERI POKOK
- Penjelasan mengenai gambaran umum fraud dan Fraud Risk Management
- Memetakan komitmen manajemen dalam pencegahan fraud
- Kebijakan dan lingkungan pengendalian terkait fraud
- Fraud Risk Assessment – pengujian kerentanan terhadap fraud
- Menentukan unsur-unsur dan atribut terkait fraud
- Proses penilaian risiko fraud pada tingkat entitas
- Pengujian kerentanan pada tingkat transaksional
- Merumuskan skema kecurangan
- Mengidentifikasi modus operandi fraud
-
Skenario kecurangan dan penyusunan Fraud Risk Register pada tataran
entity wide dan transaksional - Pengujian terhadap existing control
- Pengukuran risiko residual dan dampak risiko fraud
- Langkah-langkah mitigasi risiko kecurangan
-
Teknik dan metodologi pencegahan serta pendeteksian titik-titik kritis
kecurangan (fraud) dan komunikasi kebijakan anti-fraud



