Industri perbankan beroperasi dalam ekosistem yang sarat dengan regulasi dan pengawasan ketat dari berbagai otoritas, sehingga kemampuan membangun hubungan yang efektif dengan pemangku kepentingan menjadi aspek strategis yang menentukan keberlanjutan bisnis. Corporate Secretary, sebagai penghubung utama antara bank dan para pemangku kepentingan—baik regulator, investor, nasabah, media, maupun masyarakat luas—dituntut memiliki pemahaman mendalam tentang dinamika komunikasi, kepatuhan, dan ekspektasi publik. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan wawasan komprehensif mengenai bagaimana membangun, memetakan, dan mengelola hubungan pemangku kepentingan secara berkelanjutan, dengan fokus pada integrasi governance, kepatuhan, dan manajemen reputasi dalam setiap interaksi.
Melalui pendekatan strategis yang menggabungkan teori, praktik, dan studi kasus perbankan, peserta akan mempelajari bagaimana merancang strategi stakeholder engagement yang terukur, mengelola isu sensitif, serta memperkuat komunikasi yang konstruktif dan kredibel dengan regulator dan kelompok kepentingan lainnya. Pelatihan ini juga membahas perkembangan lanskap digital yang memengaruhi pola interaksi antara bank dan publik, termasuk bagaimana memanfaatkan data, analitik, dan kanal komunikasi digital untuk memperkuat engagement. Pada akhirnya, peserta dibekali kapasitas untuk memastikan setiap hubungan dengan pemangku kepentingan mendukung kepatuhan, transparansi, dan reputasi positif bank di tengah lingkungan yang highly regulated.
Tujuan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dasar dan pentingnya stakeholder engagement di sektor perbankan.
- Mengidentifikasi, memetakan, dan menganalisis kepentingan serta pengaruh berbagai pemangku kepentingan.
- Merancang strategi hubungan yang efektif, terukur, dan sesuai regulasi.
- Mengembangkan praktik komunikasi yang konstruktif dengan regulator, investor, media, dan publik.
- Mengelola risiko reputasi serta isu sensitif dalam interaksi dengan pemangku kepentingan.
- Memanfaatkan kanal digital untuk meningkatkan kualitas engagement secara berkelanjutan.
Materi Pokok
Hari 1 – Fundamental & Strategi Stakeholder Engagement
- Konsep Dasar & Kerangka Stakeholder Engagement
- Definisi dan peran stakeholder dalam bisnis perbankan
- Tantangan engagement di industri yang highly regulated
- Integrasi stakeholder engagement dengan GCG dan compliance
- Identifikasi & Pemetaan Pemangku Kepentingan
- Metode pemetaan stakeholder (power-interest matrix, influence map, dsb.)
- Analisis kebutuhan, ekspektasi, dan tingkat pengaruh
- Penentuan prioritas dan strategi pendekatan
- Perencanaan Strategi Hubungan Pemangku Kepentingan
- Penyusunan stakeholder engagement plan
- Indikator kinerja (KPI) dan success measurement
- Peran Corsec dalam orkestrasi hubungan lintas fungsi
Hari 2 – Implementasi, Komunikasi & Manajemen Isu
- Komunikasi Efektif dengan Pemangku Kepentingan
- Teknik komunikasi profesional dengan regulator, investor, dan media
- Strategi membangun kepercayaan dan kredibilitas
- Komunikasi berbasis data & evidence-based communication
- Manajemen Isu & Risiko Reputasi dalam Stakeholder Engagement
- Identifikasi isu sensitif dan pemicu risiko reputasi
- Strategi mitigasi isu dan pengelolaan eskalasi
- Studi kasus isu hubungan pemangku kepentingan di industri perbankan
- Pemanfaatan Kanal Digital untuk Engagement Modern
- Peran media sosial dalam hubungan pemangku kepentingan
- Digital listening & sentiment analysis
- Praktik engagement digital yang efektif dan aman di sektor perbankan



