Pelatihan Risk-Based Bank Management & Risk Appetite Framework disusun untuk
membantu para profesional perbankan memahami bagaimana manajemen berbasis risiko
diterapkan sebagai dasar dalam perumusan strategi bisnis, pengambilan keputusan
pembiayaan, pengelolaan portofolio, serta pengendalian kinerja bank secara berkelanjutan.
Pelatihan ini mengulas peran risk appetite & risk tolerance sebagai pedoman utama yang
mengarahkan seluruh aktivitas bisnis agar tetap berada pada tingkat risiko yang dapat
diterima sesuai tujuan profitabilitas, likuiditas, dan stabilitas bank.
Selain itu, pelatihan ini membahas keterkaitan risk appetite framework dengan tata
kelola risiko, kapabilitas three lines of defense, serta integrasi dengan penyusunan strategi
bisnis bank berbasis RBBR (Risk-Based Bank Rating). Peserta juga akan mendapatkan
wawasan implementatif mengenai penerjemahan risk appetite ke dalam indikator kinerja,
limit risiko, dan key risk indicator (KRI), serta cara membangun budaya risiko yang kuat melalui
pelaporan dan monitoring yang efektif.
Tujuan
- Memahami konsep manajemen bank berbasis risiko dan perannya dalam mendukung strategi pertumbuhan yang sehat.
- Meningkatkan kemampuan menyusun dan mengimplementasikan risk appetite & risk tolerance sebagai panduan bisnis dan pengendalian risiko.
- Mengembangkan integrasi risk appetite ke dalam KPI, limit risiko, serta kerangka monitoring dan early warning system.
- Memperkuat tata kelola risiko melalui penyelarasan peran unit bisnis, unit risiko, dan audit sesuai three lines of defense.
Materi Pokok
- Konsep dan prinsip Risk-Based Bank Management dalam industri perbankan.
- Risk Appetite & Risk Tolerance: definisi, tujuan, komponen, dan metode penetapan.
- Hubungan risk appetite dengan strategi bisnis, capital planning, dan profil risiko bank.
- Integrasi Risk Appetite ke dalam KPI, limit risiko, KRI, dan performance monitoring.
- Peran Three Lines of Defense dalam tata kelola manajemen risiko.
- Penyusunan risk appetite statement dan komunikasi kepada manajemen & regulator.
- Penggunaan data analytics dan dashboard risiko untuk monitoring dan early warning.
- Studi kasus implementasi risk appetite framework di bank konvensional & syariah.



