Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi auditor internal dalam melakukan audit investigasi berbasis risiko, khususnya dalam pengujian kelengkapan dan kualitas Kertas Kerja Audit (KKA) serta penyusunan Kertas Kerja Audit Investigasi (KKAI) yang sistematis, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Peserta akan mempelajari metodologi investigasi, teknik pengumpulan bukti, teknik analisis fraud, hingga penyajian laporan investigasi yang memenuhi standar profesional audit internal.
Tujuan
- Peserta mampu membuka wawasan bagi para internal audit melalui paradigma baru dan langkah-langkah praktis dalam melakukan audit.
- Peserta mampu memahami rincian dari seluruh proses audit internal berbasis risiko.
- Peserta mampu memberikan pemahaman kepada Internal Audit mengenai peran dan fungsi sebagai auditor dalam perusahaan.
- Peserta mampu mengimplementasikan teknik-teknik yang digunakan dalam pengujian serta dapat melakukan review terhadap kertas kerja audit.
- Peserta mampu mengimplementasikan teknik-teknik penulisan laporan hasil audit sehingga mudah dipahami oleh manajemen serta pihak-pihak terkait.
- Peserta mampu memahami cara mengembangkan berbagai informasi untuk investigasi pengungkapan kasus fraud serta memahami skema kecurangan dan teknik-teknik investigasi.
- Peserta pelatihan mampu menyusun kertas kerja audit dan menyusun kertas kerja dalam penyajian laporan Investigasi Audit.
Materi Pokok
- Paradigma baru dalam audit berbasis risiko
- Kerangka dasar dan mekanisme audit berbasis risiko
- Proses audit berbasis risiko
- Keterkaitan antara manajemen risiko dan internal control dalam proses audit perusahaan
- Penerapan proses audit berbasis risiko dalam perusahaan
- Pengujian dan pengembangan temuan audit serta review Kertas Kerja Audit (KKA)
- Penulisan dan review laporan hasil audit
- Metode Control Self-Assessment
- Investigative Audit (Preliminary Audit)
- Penelahaan audit investigative
- Memahami proses penelaahan atas indikasi kasus yang dilaporkan melalui laporan fraud dari whistle blower atau hasil pemeriksaan general audit.
- Memahami aktivitas yang harus dilakukan setelah menerima indikasi kasus/fraud, termasuk analisa informasi, pengumpulan data, profiling pelaku fraud, serta potensi kerugian.
- Penelahaan audit investigative (Tahap Perencanaan)
- Memahami cara membuat planning fieldwork audit investigative.
- Memahami cara membuat daftar aktivitas audit investigative untuk pelaksanaan fieldwork.
- Penelahaan audit investigative
- Investigative Audit (Fieldwork)
- Teknik pengumpulan dan evaluasi bukti audit
- Memahami bukti yang harus dikumpulkan dan teknik pengumpulan bukti saat fieldwork.
- Memahami proses verifikasi dan validasi bukti awal dan bukti lanjutan.
- Memahami proses analisis tambahan apabila ditemukan bukti baru yang memperluas kasus dan potensi kerugian.
- Profiling pelaku fraud
- Persiapan dan pelaksanaan wawancara audit investigatif serta pembuatan BAP
- Menyusun daftar pertanyaan wawancara untuk pelaku fraud sesuai bukti yang ditemukan.
- Menyusun pertanyaan berdasarkan 4W1H (what, who, where, when, how).
- Memahami teknik wawancara investigatif untuk hasil yang efektif.
- Memahami cara mencatat hasil wawancara ke dalam BAP.
- Penyusunan kertas kerja dan pelaporan
- Menyusun kertas kerja pemeriksaan secara sistematis.
- Menyusun laporan hasil audit investigative sesuai kebutuhan stakeholder.
- Teknik pengumpulan dan evaluasi bukti audit
- Tools audit investigative (jenis-jenis tools dan penggunaannya)
- Proses hukum (persiapan pelaporan hasil audit investigative sebagai tindak pidana)
- Refresh materi persiapan hingga pelaksanaan audit investigative sebelum simulasi
- Simulasi / Studi Kasus
- Penelahaan audit investigative atas laporan indikasi fraud (analisa, pengumpulan data, penyusunan kerangka 4W1H).
- Perencanaan audit investigative (planning, activity list, dan time schedule).
- Pengumpulan dan evaluasi bukti (penyusunan daftar bukti dan dokumentasi evaluasi).
- Analisa tambahan jika terdapat bukti baru, termasuk pengembangan ruang lingkup pemeriksaan.
- Profiling pelaku fraud (pelaku utama, pelaku terlibat, pelaku terkait).
- Teknik wawancara & pembuatan BAP (daftar pertanyaan, BAP setiap pelaku, serta penerapan teknik wawancara).
- Penyusunan kertas kerja (dokumentasi bukti, dokumen audit, dan hasil pemeriksaan).
- Penyusunan laporan hasil audit investigative (exsume).



