Pedoman kepatuhan dan kode etik merupakan dua pilar utama dalam
membangun integritas kelembagaan serta memperkuat budaya tata kelola yang baik
(Good Corporate Governance) di lingkungan perbankan. Dalam praktiknya, penyusunan
kedua dokumen ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus mencerminkan nilai-
nilai etika, tanggung jawab hukum, serta standar perilaku profesional yang menjadi dasar
operasional seluruh pegawai dan manajemen bank. Dengan latar belakang industri
perbankan yang sangat diatur dan berisiko tinggi, keberadaan pedoman kepatuhan dan
kode etik yang efektif menjadi alat pencegahan terhadap pelanggaran hukum, konflik
kepentingan, penyalahgunaan wewenang, serta kerentanan terhadap tindakan yang
mencoreng reputasi bank. Oleh karena itu, dokumen ini perlu disusun secara sistematis,
disosialisasikan secara luas, dan diterapkan secara konsisten dalam seluruh lini
organisasi.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada
peserta mengenai prinsip, struktur, dan teknik penyusunan pedoman kepatuhan serta
kode etik perbankan yang selaras dengan peraturan otoritas pengawas (OJK, Bank
Indonesia) dan standar internasional. Peserta akan diajak untuk mengevaluasi kebijakan
internal yang telah ada, mengidentifikasi kesenjangan antara regulasi dan pelaksanaan
di lapangan, serta merancang dokumen yang adaptif terhadap perkembangan regulasi,
teknologi, serta risiko operasional. Selain itu, pelatihan ini juga akan membahas
mekanisme penegakan kode etik, pengelolaan pelanggaran, hingga peran whistleblowing
system sebagai bagian dari kontrol etis organisasi. Studi kasus, diskusi kelompok, dan
latihan penyusunan kebijakan akan digunakan untuk memastikan peserta tidak hanya
memahami kerangka teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya secara praktis di
lingkungan kerja masing-masing.
Tujuan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami pentingnya pedoman kepatuhan dan kode etik dalam sistem tata kelola perbankan.
- Mengidentifikasi elemen-elemen utama yang harus dimuat dalam penyusunan dokumen pedoman dan kode etik.
- Merancang struktur dokumen kepatuhan dan kode etik sesuai dengan peraturan OJK dan praktik internasional.
- Menyusun strategi implementasi dan pengawasan penerapan kode etik secara efektif di internal bank.
- Mengembangkan mekanisme pelaporan pelanggaran (whistleblowing) dan penanganan tindak lanjutnya.
Materi Pokok
Hari 1: Landasan Kepatuhan dan Kode Etik Perbankan
- Konsep Dasar Pedoman Kepatuhan dan Kode Etik
- Definisi, ruang lingkup, dan urgensi dalam industri perbankan.
- Perbedaan antara peraturan internal, SOP, dan kode etik.
- Peran kode etik dalam manajemen risiko integritas dan reputasi.
- Regulasi dan Standar Tata Kelola yang Berlaku
- Ketentuan OJK terkait fungsi kepatuhan dan GCG.
- Prinsip-prinsip internasional: Basel, IFC, dan ISO 37301.
- Studi perbandingan penerapan kode etik di lembaga keuangan lain.
- Struktur dan Konten Dokumen Pedoman
- Elemen wajib dalam pedoman kepatuhan dan kode etik.
- Penyesuaian terhadap jenis layanan, struktur organisasi, dan risiko.
- Pendekatan berbasis nilai (value-based compliance framework).
- Studi Kasus: Evaluasi Dokumen Kode Etik Eksisting
- Review contoh pedoman dari bank nasional dan internasional.
- Identifikasi kelemahan dan rekomendasi perbaikan.
Hari 2: Implementasi, Pengawasan, dan Penegakan
- Strategi Implementasi dan Sosialisasi Internal
- Langkah-langkah internalisasi budaya kepatuhan.
- Metode pelatihan dan komunikasi nilai-nilai etika.
- Peran pimpinan dan unit kerja dalam membangun budaya etis.
- Pengawasan, Pelaporan, dan Penegakan Kode Etik
- Mekanisme pelaporan pelanggaran dan investigasi.
- Penanganan konflik kepentingan dan ketidakpatuhan.
- Penegakan disiplin dan dokumentasi tindak lanjut.
- Pembangunan Sistem Whistleblowing yang Kredibel
- Prinsip-prinsip perlindungan pelapor dan kerahasiaan.
- Integrasi sistem pelaporan dengan audit dan kepatuhan.
- Tinjauan efektivitas sistem pelaporan di bank.
- Simulasi Penyusunan Dokumen dan Evaluasi
- Latihan membuat draft kebijakan kode etik yang komprehensif.
- Diskusi kelompok untuk menyusun rencana implementasi.
- Umpan balik dan penilaian akhir terhadap hasil penyusunan.



